<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deniar's Blog &#187; Self Development</title>
	<atom:link href="http://www.deniar.net/tag/self-development/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.deniar.net</link>
	<description>Just Personal Blog of Deniar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Dec 2011 14:35:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cashflow Quadrant Game</title>
		<link>http://www.deniar.net/cashflow-quadrant-game/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/cashflow-quadrant-game/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 05:27:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[games]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Cahsflow Quadrant? Pasti udah pada pernah denger. Kalo Rich Dad and Poor Dad (Robert Kiyosaki)? Nah Cashflow Quadrant ini salah satu karya dia selain RD&#38;PD. Cashflow Quadrant ini mengajarkan kita untuk pintar secara finansial. Cashflow Quadrant ini kemudian ditransformasikan ke sebuah Game. Gamenya seperti maen monopoli, tetapi lebih ke arah pintar ber-bisnis, aset, dan investasi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/cashflow.jpg" align="left" />Cahsflow Quadrant? Pasti udah pada pernah denger. Kalo Rich Dad and Poor Dad (Robert Kiyosaki)? Nah Cashflow Quadrant ini salah satu karya dia selain RD&amp;PD.</p>
<p>Cashflow Quadrant ini mengajarkan kita untuk pintar secara finansial. Cashflow Quadrant ini kemudian ditransformasikan ke sebuah Game. Gamenya seperti maen monopoli, tetapi  lebih ke arah pintar ber-bisnis, aset, dan investasi. Tidak seperti monopoli yang banyak mengusung tema intimidasi dan kapitalisme. Game ini lebih mendidik.</p>
<p>Kemaren minggu, baru saja ikutan bersama teman2 FOSMA, IMA, dan Rumah Zakat (Syauqi). Gamenya seru banget, jadi terbuka paradigma tentang finansialnya.</p>
<p>Awalnya pemain memiliki sebuah job pekerjaan. Ada dokter, engineer, perawat, bahkan sampai supir truk. Nah di misi pertama ini pemain harus bisa keluar dari belenggu rat race meraih kebebasan finansial (passive income). Di sini saling berusaha keras untuk mendapatkan cashflow mereka. Setelah misi pertama selesai, keluar dari rat race, player dididik untuk berinvestasi lebih (memiliki cash flow lebih) kemudian menggapai impian yang dicapai. Dari membangun taman bermain, keliling dunia, sampai makan malam bersama presiden.</p>
<p>Pokoknya gamenya seru dan mendidik. Banyak membuka pikiran tentang finansial.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/cashflow-quadrant-game/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Public Speaking sebagai terapi</title>
		<link>http://www.deniar.net/public-speaking-sebagai-terapi/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/public-speaking-sebagai-terapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jul 2007 16:33:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Susah ngomong, punya kesulitan dalam menjelaskan (presentasi), bahkan gagap? Banyak orang mengalami hambatan pada hal tersebut. Namun solusinya adalah menceburkan diri dalam Public Speaking. Publik Speaking sebagai terapi. Memang tidak dijelaskan secara medis buktinya, namun ini ternyata sangat manjur buat diri aku. Banyak masalah, mulai dari susah menyampaikan ide, tidak sinkron atau susah mengatur antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Susah ngomong, punya kesulitan dalam menjelaskan (presentasi), bahkan gagap? Banyak orang mengalami hambatan pada hal tersebut. Namun solusinya adalah menceburkan diri dalam Public Speaking. Publik Speaking sebagai terapi.</p>
<p>Memang tidak dijelaskan secara medis buktinya, namun ini ternyata sangat manjur buat diri aku. Banyak masalah, mulai dari susah menyampaikan ide, tidak sinkron atau susah mengatur antara yang ada di benak menjadi kata-kata, sering gagap (terbata-bata), yang jelas juga adalah banyak blankspot dalam berbicara, bahkan berbicara kepada teman sendiri.</p>
<p>Kisah ini mulai dari pertama kali ketika masih berdiri di <strong>kampusmaya.com</strong>. Salah satu temen pendiri juga (<em>tidak perlu disebutkan kalau namanya Almer Fazhri)</em> mengajak ke pelatihan public speaking Andri Maadsa. Fantastis! selama beberapa jam aku dilatih, tidak disangka kalau aku menjadi &#8220;Best Public Speaker&#8221; pada hari itu (bersama Mbak Ega waktu itu). Tidak kusangka, padahal kukira aku termasuk orang yang sama sekali tidak ahli dalam Public Speaking. Suatu potensi yang tidak pernah kusadari sebelumnya. Dan aku yakin bahwa semua orang juga bisa seperti saya, tinggal gimana cara memunculkan keberanian dan potensi tersebut.<span id="more-116"></span></p>
<p>Kemudian nyemplung di <strong>motivasy.com</strong>, yang semakin menuntut untuk lebih giat lagi menyampaikan ide. Malah akhirnya menjadi salah satu motivator dan trainer Motivasy. Kalau melihat foto diri beberapa tahun lalu, rasanya bahagia sekali bisa berubah dari yang introfet dan pemalu menjadi narcis seperti ini.</p>
<p>Bahkan semakin dituntut untuk mengajarkan public speaking kepada orang2 di kampus. Nah loh makin gawat lagi, temen2 mempersepsikan aku jago public speaking. Padahal mulanya dari modal nekat doank.</p>
<p>Terus perjuangan hingga salah satunya disuruh memimpin tim dalam sebuah acara, yang justru semakin mengasah public speaking dan communication skill ku. Dan Subhanallah, tantangan semakin besar hingga aku masuk fosma seperti sekarang ini.</p>
<p>So banyak perubahan yang terjadi pada diriku, salah satunya dimulai dan cukup berandil besar adalah public speaking. Dan metode terapi menggunakan public speaking ini banyak merubah diri ku. Mungkin tidak banyak hal yang bisa aku ceritakan lengkap di sini. Silakan bertanya dan sharing, Insya Allah aku akan banyak membantu.</p>
<p>Intinya, kalau ingin merubah diri, salah satunya perbanyak public speaking (sebagai terapi).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/public-speaking-sebagai-terapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Firewalking: sensasi pertamaku di Firewalking</title>
		<link>http://www.deniar.net/firewalking-sensasi-pertamaku-di-firewalking/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/firewalking-sensasi-pertamaku-di-firewalking/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 18:55:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Punya masalah merasa terhambat (terkekang) secara mental? Traumatik berat sehingga membuat aktivitas jadi terhambat? Ingin lebih termotivasi dan berubah frame menjadi lebih positif? Ada salah satu alternatif yaitu Hypnotherapy NLP (Neuron Linguistic Programming) &#38; NAC (Neuron Assosiation Condition)&#8211;kalo gak salah. Kemaren habis ikut training NLP &#38; NAC dengan Trainer Pak Adhi Susilo, murid Anthony Robbins. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Punya masalah merasa terhambat (terkekang) secara mental? Traumatik berat sehingga membuat aktivitas jadi terhambat? Ingin lebih termotivasi dan berubah frame menjadi lebih positif? Ada salah satu alternatif yaitu Hypnotherapy <strong>NLP</strong> (<em>Neuron Linguistic Programming</em>) &amp; <strong>NAC</strong> (<em>Neuron Assosiation Condition</em>)&#8211;kalo gak salah.</p>
<p><img src="http://www.firewalking.eu/img/glodvandring1-1.jpg" /></p>
<p><img src="http://www.firewalking.eu/img/Thumbs/thumb_05.jpg" /></p>
<p>Kemaren habis ikut training NLP &amp; NAC dengan Trainer <em>Pak Adhi Susilo</em>, murid <em>Anthony Robbins</em>. Ada beberapa ilmu baru yang bisa diserap di situ. Tapi yang paling dinanti oleh semua peserta training adalah <em><strong>FireWalking</strong></em>.</p>
<p>Apa itu <em>Firewalking</em>? Adalah sebuah metode terapi untuk menghancurkan hambatan2 potensi diri (<em>Unleashed Your POtential</em>) dengan cara berjalan di atas api yang membara. Lumayan panjang juga track yang dilalui, sepanjang <strong>3.5 m</strong>. Firewalking ini adalah <u>tools bantu untu terapi hambatan2 potensi diri</u>.</p>
<p><span id="more-100"></span>Memang rada2 serem juga sih waktu ngedengernya, lebih deg-degan lagi ketika api itu disulut dan membara membesar. Aku pikir apinya gak gede2 amat, eh pas liat disulutnya, api bisa setinggi perut.</p>
<p><img src="http://www.firewalkingamerica.com/_borders/FIRE1.jpg" height="215" width="245" /><br />
<img src="http://www.firewalkingamerica.com/_borders/thm_firewalking8.jpg" /><br />
<img src="http://www.firewalkingamerica.com/Firewalking%20Marcie2.jpg" /></p>
<p>Masya Allah, ucapku pertama kali. Waktu awal sih pede-pede aja, karena firewalking ini udah dicoba ama banyak orang, dan ceritanya tidak bahaya, jadi ayem2 aja. Eh waktu liat api itu berkobar sampai setengah perut jadi makin was-was. Gile aja nih&#8230;..</p>
<p>Memang untuk dapat melalui terapi ini sebelumnya ada langkah2 berupa metode yang harus dilalui peserta. Tidak diperbolehkan melakukan Firewalking tanpa ada kesiapan-kesiapan dan keyakinan diri dapat melalui firewalking ini. Ada beberapa hal yaitu re-framing, mind setting, peak the emotion, dan keyakinan diri untuk bisa (confidence).</p>
<p>Akhirnya dengan mengucap Basmallah, dan &#8220;Allahu Akbar&#8221; dan keyakinan pasti bisa, kulalui bara api sepanjang 3.5 m itu. Subhanallah, aku akhirnya bisa melaluinya.</p>
<p>So pasti pikiran teman-teman ah ini ada triknya, atau baranya khusus biar gak panas. Siapa bilang gak panas? Kaki ini perih juga keselomot api. Bahkan bulu kaki aku habis gara-gara terbakar api ini. Untung pake celana yang tahan bakar, kalo gak kebakarlah semua celanaku dan apa jadinya pulang training gak pake celana. Panas memang, kaki rada-rada perih dikit. Tapi kekuatan keyakinan (berkat ijin Allah juga tentunya) bisa mengalahkan rasa pedih itu, dan kebahagiaan terbebas dari belenggu2 pikiran ini lah yang bikin lebih bahagia dan semakin bersemangat menghadapi hidup.</p>
<p>Bahkan aku bersama teman2 satu group mencoba firewalking lagi sampai 3 kali. Gak tau lagi kalo dilanjutin, bisa abis semua bulu kaki dan celanaku.</p>
<p>AKhirnya ada beberapa pelajaran yang aku petik dari firewalking ini.</p>
<p>1. Hambatan fisik/mental,  dan rintangan kalo kita yakin dengan keyakinan sepenuhnya dapat dilalui maka dapat dilalui juga. Kekuatan terbesar untuk melalui hambatan itu adalah kekuatan diri (pikiran). Tentunya tak lepas dengan kekuatan Ilahi juga.<br />
2. Api itu panas men, ini baru jalan 3.5 m. Belum kalo merasakan api neraka, Audzubila mindalik, gak kebayang panasnya. Menurut al-quran sepanas-panasnya api di bumi/matahari masih jauh&#8230;. sekali dibandingkan dengan api neraka, apalagi neraka luasanya gak cuman 3.5 meter. Kebayangkan? Jadi ayo mari kita bersama-sama berdoa dijauhkan dari api neraka, dan semoga dimasukkan dalam golongan masuk surga Firdaus.</p>
<p>Begitulah pengalaman ikut training Firewalking, bisa jadi alternatif untuk pengobatan (gangguan) mental diri.</p>
<p class="new">Ini foto2 waktu firewalking</p>
<p><img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/DSC00188.jpg" /><br />
<img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/DSC00190.jpg" /><br />
<img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/DSC00196.jpg" /><br />
<img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/DSC00207.jpg" /><br />
<img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/DSC00214.jpg" /></p>
<p class="information"> References about Firewalking:<br />
- <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Firewalking" target="_blank">Firewalking on Wikipedia</a><br />
- <a href="http://skepdic.com/firewalk.html">Firewalking on Skepdic.com</a><br />
- <a href="http://people.howstuffworks.com/firewalking.htm">Firewalking on HowStuffWorks</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/firewalking-sensasi-pertamaku-di-firewalking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why Men Don&#8217;t Listen &amp; Women Can&#8217;t Read Map</title>
		<link>http://www.deniar.net/why-men-dont-listen-women-cant-read-map/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/why-men-dont-listen-women-cant-read-map/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2007 21:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[communication skill]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Inti dari buku tersebut adalah bahwa cowok dan cewek itu sebenernya telah berevolusi secara fisik tapi masih membawa kebiasaan dari cowok-cewek jaman purba. Pas jaman purba kan cowok berburu, cewek tinggal digua. Cowok melindungi, cewek mengurus anak. Sebagai akibatnya, tubuh dan otaknya pun Berkembang mengikuti kebiasaan jaman purba ini. Selama jutaan tahun, struktur otak cowok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="postbody"><img src="http://www.detikhot.com/content_images/content/2006/12/06/227/couples-200.jpg" align="left" height="200" hspace="10" vspace="10" width="200" />Inti dari buku tersebut adalah bahwa cowok dan cewek<br />
itu sebenernya telah berevolusi secara fisik tapi<br />
masih membawa kebiasaan dari cowok-cewek jaman purba.</span></p>
<p>Pas jaman purba kan cowok berburu, cewek tinggal<br />
digua. Cowok melindungi, cewek mengurus anak.<br />
Sebagai akibatnya, tubuh dan otaknya pun<br />
Berkembang mengikuti kebiasaan jaman purba ini.</p>
<p>Selama jutaan tahun, struktur otak cowok dan cewek<br />
terus berubah dengan caranya masing-masing.<br />
Sampailah kita pada jaman modern ini, dimana<br />
ternyata cowok dan cewek itu berbeda dalam memproses<br />
informasi yang masuk ke otaknya. Jalan pikirannya<br />
memang berbeda.<br />
Pengertiannya akan suatu hal pun berbeda.<br />
Persepsi, prioritas dan tingkah lakunya juga beda.<br />
<span id="more-86"></span><br />
<strong><span class="postbody"> KASUS MENTEGA DI KULKAS</span></strong></p>
<p>Setiap cewek di dunia pasti pernah mengalami ini.<br />
Kisahnya berawal dari cowok yang berdiri di depan<br />
kulkas yang terbuka&#8230;</p>
<p>Cowok : &#8220;<em>Menteganya mana ya?</em>&#8221;<br />
Cewek : &#8220;<em>Di dalam kulkas.</em>&#8221;<br />
Cowok : &#8220;<em>Nggak ada tuh</em>&#8221; &#8211; sambil celingak-celinguk ke dalam kulkas&#8230;<br />
Cewek : &#8220;<em>Kok bisa nggak ada? Dari dulu juga Ditaruh di kulkas.</em>&#8221;<br />
Cowok : &#8220;<em>Mana? Nggak ada. Gue udah cari. Nggak ada apa-apa tuh di kulkas.</em>&#8221;</p>
<p>Terus si Cewek akhirnya harus ikutan ke dapur ikutan<br />
ngelongok ke kulkas dan&#8230;&#8230;secara ajaib bin sulap,<br />
tangannya udah megang mentega.<br />
Apa komentar selanjutnya dari si Cowok?</p>
<p>&#8220;<em>Ditaruhnya di situ sih&#8230;terang aja tadi nggak keliatan!</em>&#8221;</p>
<p>Kejadian semacam ini juga terulang kembali, ketika<br />
si cowok mencari selai Strawberry dan tidak ketemu.<br />
Dia hanya menemukan selai Nanas, padahal selai<br />
Strawberry itu ada di belakang selai Nanas&#8230; cowok&#8230;..cowok&#8230;</p>
<p>Cowok kadang ngerasa cewek suka ngerjain mereka<br />
dengan cara ngumpetin barang-barang di laci atau lemari.<br />
Baik itu mentega, selai, gunting, handphone, kunci<br />
mobil, kunci rumah, dompet &#8211; semuanya sih sebenernya<br />
ada di situ. Tapi entah kenapa mata cowok kayaknya<br />
nggak bisa ngeliat.</p>
<p>Alasan sebenernya nih adalah karena cewek punya jangkauan sudut<br />
pandangan yang lebih besar daripada cowok.<br />
Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45Â° ke arah kiri-kanan-atas-bawah,</p>
<p>bahkan ada yang mencapai 180Â°.</p>
<p>Jadi cewek bisa liat isi kulkas atau lemari tanpa menggerakkan<br />
kepalanya. Sementara cowok kalo ngeliat sesuatu lebih terfokus<br />
dan otaknya memproses seolah mereka ngeliat dalam terowongan yang panjang.<br />
Alhasil, mereka bisa ngeliat jelas dan akurat apa yang ada tepat di<br />
depan mata dan jaraknya lebih jauh, hampir mirip seperti ngeliat lewat teropong!<br />
Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa otak<br />
Cowok mencari kata M-E-N-T-E-G-A atau S-T-R-A-W-B-E-R-R-Y di kulkas.<br />
Kalo kotak mentega atau botol selainya salah arah, udah nggak keliatan<br />
deh. Makanya selama mencari kepalanya celingukan terus karena berusaha<br />
menemukan benda yang &#8216;hilang&#8217; tersebut.<br />
Sebenernya ada implikasi lain dari perbedaan besar sudut pandang ini.<br />
Dengan sudut pandang yang jauh lebih<br />
besar dari cowok, mata cewek bisa ngelaba tanpa perlu takut ketahuan.<br />
Sementara kalo cowok, udah pasti kena tuduh atau ketangkep basah kalo<br />
matanya lagi jelalatan.</p>
<p>Penelitian mengungkapkan bahwa: mata cewek ngeliat bodi-bodi cowok<br />
sama seringnya, bahkan lebih sering, daripada cowok ngeliatin bodi-bodi cewek.<br />
Tapi, dengan daya pandang yang jauh lebih superior, cewek jarang ketahuan&#8230;</p>
<p><strong>KENAPA CEWEK BISA NGOMONG TERUS?</strong></p>
<p>Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada<br />
dibagian depan otak kiri dan sebagiankecil di otak sebelah kanan.<br />
Sementara buat cowok, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan<br />
otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada area yang<br />
spesifik. Jadi jangan heran kalau cewek seneng ngomong dan banyak pula yang<br />
diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.</p>
<p>Otak cowok itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang<br />
masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh beraktivitas, cowok bisa<br />
menyimpan semuanya diotaknya. Sementara otak cewek tidak bekerja seperti itu =96<br />
informasi atau masalah yang diterimanya akan terus<br />
berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak akan berhenti<br />
sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat.<br />
Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk<br />
mengeluarkan uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.</p>
<p>Cewek juga berusaha membangun hubungan lewat pembicaraan. Rata-rata<br />
cewek bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari.<br />
Sementara cowok hanya sekitar 7 ribu kata sehari. Perbedaan ini kelihatan<br />
jelas ketika jam makan malam tiba.<br />
Cowok sudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara<br />
lebih lanjut.<br />
Persediaan si cewek tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang<br />
hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan<br />
sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di rumah saja,<br />
mungkin ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Jadi masih ada 17 ribu lagi!</p>
<p>Cowok cuman bisa melakukan satu hal pada suatu waktu! Semua penelitian<br />
yang ada menemukan bahwa otak cowok lebih terspesialiasi, terbagi-bagi. Otak cowok<br />
berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal<br />
yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa ngerjain<br />
semuanya tapi &#8216;satu-satu donk&#8217;.</p>
<p>Kalo cowok minggirin mobil untuk baca peta, biasanya dia juga akan<br />
ngecilin suara radio atau tape.<br />
Banyak cewek yang bingung kenapa. Kan bisa aja baca peta sambil denger<br />
radio dan bicara.<br />
Kenapa cowok bersikeras ngecilin suara TV kalo ada telepon? Atau kadang<br />
cewek suka bingung: &#8220;Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, kok dia<br />
nggak bisa denger tadi gue bilang apa?&#8221;</p>
<p>Jawabannya adalah karena sedikit sekali jaringan yang menghubungkan<br />
otak kiri dan kanan cowok, sehingga kalo cowok yang lagi baca koran atau<br />
nonton TV di-scan otaknya, kita bakal tau bahwa dia seketika itu juga jadi tuli.</p>
<p>Sementara otak cewek punya konstruksi yang memungkinkan cewek melakukan<br />
banyak hal sekaligus.<br />
Cewek bisa melakukan banyak hal yang sama sekali nggak berhubungan pada<br />
waktu bersamaan, dan otaknya nggak pernah putus, selalu aktif! Cewek bisa<br />
bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV.<br />
Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free.</p>
<p>Lain halnya dengan cowok, pernah terjadi juga kejadian begini. Si cowok<br />
emang udah lapar banget dan dia makan dengan lahapnya di meja makan. Nah,<br />
kebetulan di atas meja itu ada beberapa surat yang hari itu dikirim untuk<br />
setiap penghuni flat. Sambil si cowok makan, tangannya membuka satu amplop surat,<br />
maksudnya ingin makan sambil baca surat miliknya&#8230; tapi apa yang<br />
terjadi, cowok itu salah buka surat, dia buka surat orang lain, hehehe&#8230;..bener-bener<br />
dah terbukti kalo &#8220;Man can&#8217;t do more than one task at the same time&#8221;.</p>
<p>Tapi karena cewek bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan, banyak<br />
cewek yang bingung ngebedain kanan dari kiri. Sekitar 50% cewek nggak<br />
bisa secara langsung nunjuk mana kanan dan mana kiri kalau ditanya.<br />
Tapi cowok bisa secara langsung mengidentifikasi kanan dari kiri.<br />
Sebagai akibatnya, cewek sering dimarahin cowok karena nyuruh mereka belokin<br />
mobilnya ke kanan padahal maksud mereka sebenernya adalah belok kiri.</p>
<p><strong>STRATEGI SEPATU &#8216;BIRU ATAU EMAS&#8217;</strong></p>
<p>Alkisah Bambang dan Fenny sedang siap-siap untuk pergi ke pesta. Fenny<br />
baru aja beli baju baru dan pengen banget keliatan cantik. Dia pegang 2 pasang<br />
sepatu, sepasang warna biru, sepasang warna emas.<br />
Lalu dia bertanya ke Bambang, dengan pertanyaan yang paling ditakutin cowok,<br />
&#8220;<em>Bang, yang mana yang musti Fenny pake dengan baju ini ya?</em>&#8221;</p>
<p>Keringet dingin Bambang mulai keluar. Dia sadar sebentar lagi bisa muncul masalah.<br />
&#8220;<em>Ahh&#8230;umm&#8230;yang mana aja yang kamu suka, sayang,</em>&#8221; gitu jawab Bambang.</p>
<p>&#8220;<em>Ayo donk Bang,&#8221; kata Fenny lagi, nggak sabaran, &#8220;Yang mana yang<br />
keliatan lebih bagus&#8230;..yang biru atau yang emas?</em>&#8221;</p>
<p>&#8220;<em>Kayaknya yang emas deh!</em>&#8221; jawab Bambang dengan gugup.</p>
<p>&#8220;<em>Emangnya yang biru kenapa?</em>&#8221; tuntut Fenny.</p>
<p>&#8220;<em>Kamu emang dari dulu nggak pernah suka sama yang Biru! Aku beli<br />
mahal-mahal dan kamu nggak suka, kan?</em>&#8221;<br />
Bambang dalem hatinya mungkin udah dongkol, &#8220;<em>Kalo nggak mau denger<br />
pendapatku, kok tadi nanya!</em>&#8221;</p>
<p>Bambang pikir tadi dia disuruh menyelesaikan suatu masalah, tapi ketika<br />
masalahnya sudah ia selesaikan, Fenny malah kesel. Fenny sebenarnya sedang<br />
menggunakan bahasa yang tipikal cewek alias cuman<br />
cewek yang ngerti: bahasa tidak langsung atau kerennya indirect speech.</p>
<p>Fenny sebenernya udah mutusin mo pake sepatu yang mana dan tidak sedang<br />
minta pendapat; yang dia inginkan adalah konfirmasi dari Bambang<br />
bahwa ia terlihat cantik.</p>
<p>Memang cewek kalo ngomong biasanya menggunakan indirect speech alias<br />
memberikan isyarat tentang apa yang sebenarnya dia inginkan.<br />
Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisa<br />
terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain.<br />
Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti:<br />
&#8216;kayaknya&#8217;, &#8216;sepertinya&#8217; dan sebagainya.</p>
<p>Ketika cewek bicara menggunakan indirect speech ke cewek lain, tidak<br />
pernah ada masalah &#8211; cewek lain cukup<br />
sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai untuk<br />
bicara dengan cowok, bisa berakibat fatal!</p>
<p>Cowok menggunakan bahasa langsung atau direct speech dan mereka<br />
mengambil makna sebenarnya dari apa yang<br />
orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengan sedikit kesabaran dan<br />
banyak latihan, cowok dan cewek bisa kok belajar untuk mengerti satu sama lain.</p>
<p>Jadi kembali ke persoalan sepatu biru atau emas, bagaimana solusinya<br />
untuk kaum cowok?<br />
Sangatlah penting bagi kaum cowok untuk tidak memberikan jawaban secara langsung.<br />
Bila kita re-wind situasi tadi, Bambang harusnya bertanya, &#8220;<em>Kamu udah<br />
milih yang mana, sayang?</em>&#8221;</p>
<p>Dan jawaban berikutnya biasanya, &#8220;<em>Ehm&#8230;..aku pikir aku bisa pake yang emas&#8230;</em>&#8221;<br />
karena memang pada kenyataannya Fenny udah milih yang emas.</p>
<p>&#8220;<em>Kenapa yang emas?</em>&#8221; tanya Bambang, sambil tersenyum cerdik.</p>
<p>&#8220;<em>Soalnya aku bakal pake asesoris warna emas dan bajuku ada pola<br />
keemasannya</em>&#8220;, demikian jawab Fenny.</p>
<p>Bambang kemudian dengan yakin akan bisa menjawab, &#8220;Wow!Pilihan kamu bagus tuh Fen!<br />
Kamu bakal keliatan paling cantik nanti!&#8221;</p>
<p>Dijamin malam itu Bambang akan sangat bahagia.</p>
<p>Masih inget kan betapa frustasinya manusia terhadap pasangan lain jenisnya??<br />
Nah tapi sebetulnya dalam hati kita tuh masih butuh pasangan loh.<br />
Apalagi Tuhan sendiri kan yang pernah bilang &#8220;Tidak baik kalau manusia<br />
sendirian saja.&#8221; Jadi dalam perjalanan hidupnya manusia<br />
terus mencari siapa pasangan yang paling cocok untuk dirinya, supaya<br />
bisa terus bersama-sama dalam jangka waktu yang panjang alias seumur hidup&#8230;</p>
<p><strong>SEBETULNYA APA SIH YANG KITA INGINKAN?</strong></p>
<p>Dalam suatu survey yang melibatkan lebih dari 15 ribu cewek dan cowok<br />
umur 17 &#8211; 60 tahun, terungkap apa yang cewek inginkan dari partner<br />
long-termnya dan apa yang cowok pikir cewek inginkan.</p>
<p>A. Yang cewek inginkan:<br />
1. Kepribadian<br />
2. Humor<br />
3. Sensitivitas<br />
4. Kepandaian<br />
5. Bodi yang bagus</p>
<p>B. Yang cowok pikir cewek inginkan:<br />
1. Kepribadian<br />
2. Bodi yang bagus<br />
3. Humor<br />
4. Sensitivitas<br />
5. Wajah yang tampan</p>
<p>Studi ini menunjukkan bahwa cowok sebenernya cukup mengerti apa yang<br />
cewek-cewek inginkan.<br />
Sekarang kita lihat apa yang cowok inginkan dan apa yang cewek pikir<br />
cowok inginkan.</p>
<p>C. Yang cowok inginkan:<br />
1. Kepribadian<br />
2. Wajah yang cantik<br />
3. Kepandaian<br />
4. Humor<br />
5. Bodi yang bagus</p>
<p>D. Yang cewek pikir cowok inginkan:<br />
1. Wajah yang cantik<br />
2. Bodi yang bagus<br />
3. Dada yang besar<br />
4. Pantat yang ok<br />
5. Kepribadian</p>
<p>Ternyata cewek kurang tahu kriteria yang cowok-cowok inginkan sebagai<br />
partner hidupnya.<br />
Cewek membuat asumsi berdasarkan tingkah laku yang mereka lihat atau<br />
dengar tentang cowok,<br />
yaitu cowok yang matanya terbelalak dan mulutnya terbuka kalau melihat<br />
bodi cewek.</p>
<p>Daftar A adalah kriteria jangka pendek dan panjang dari apa yang cewek<br />
inginkan dari pasangannya.<br />
Sementara untuk cowok, daftar D adalah apa yang dia cari pertama kali<br />
ketika bertemu dengan cewek,<br />
tapi daftar C adalah apa yang dia cari untuk hubungan jangka-panjang.<br />
Jadi gimana donk???</p>
<p>Jadi bisa disimpulkan kalo cowok-cewek itu memang makhluk paling unik<br />
yang Tuhan ciptakan, dan butuh pengertian dari kedua pihak supaya<br />
komunikasi dan hubungan cintanya bisa langgeng.</p>
<p>Ada beberapa tips khusus nih&#8230;</p>
<p><strong>BUAT COWOK:</strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Buatlah lingkungan yang nyaman kalo lagi pengen mesra mesraan.</strong><br />
Cewek sensitif terhadap lingkungannya dan hormon estrogennya membuatnya<br />
sensitif terhadap cahaya. Ruangan yang agak redup membuat pupil mata<br />
mengecil, jadi orang bisa terlihat lebih menarik dan kulit-kulit yang<br />
kurang mulus atau berjerawat tidak jelas terlihat.<br />
Pendengaran cewek yang tajam berarti perlu musik yang tepat.<br />
Tempatnya pun harus bersih, yang tidak mudah diinterupsi orang lain.</p>
<p><strong>2.</strong><strong> Ajak makan</strong><br />
Sejak jaman purbakala cowok sudah bertindak sebagai pencari makan,<br />
maka sewajarnyalah membawa cewek pergi makan bisa membangkitkan<br />
perasaan cewek. Mengajak cewek makan malam adalah peristiwa penting<br />
untuk cewek, walaupun dia sebenarnya nggak laper atau belaga nggak<br />
laper (kan lagi diet!), karena penyediaan makanan menunjukkan perhatian<br />
cowok terhadap kesejahteraan dan kelangsungan hidupnya.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Bawalah bunga</strong><br />
Kebanyakan cowok tidak mengerti kekuatan dari seikat bunga segar.<br />
Mereka pikir, &#8220;Ngapain ngeluarin uang untuk sesuatu yang bakal mati dan<br />
dibuang dalam beberapa hari?&#8221; Lebih logis buat cowok untuk memberikan<br />
pohon dalam pot, karena dengan perhatian dan perawatan, pohon akan<br />
hidup &#8211; bahkan bisa dapet untung lagi! Seperti jualan mangga, duren, dsb.<br />
Tapi, cewek tidak melihatnya seperti ini â€“ dia pengen seikat bunga<br />
segar sebagai tanda bahwa si cowok punya perhatian untuknya. Setelah<br />
beberapa hari, memang bunganya akan mati dan dibuang, tapi ini<br />
memberikan kesempatan untuk si cowok membeli seikat lagi dan memberikan<br />
perhatian lagi ke ceweknya.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Bahasa tidak langsung</strong><br />
Indirect speech adalah bagian dari cewek dan untuk membangun hubungan<br />
dengan cewek, cowok perlu mendengarkan dengan efektif, sambil<br />
mengeluarkan &#8216;bunyi mendengarkan&#8217; seperti &#8220;O&#8230;,&#8221;, &#8220;Ehm&#8221;, dan bahasa<br />
tubuh yang tepat. Tidak usah memberikan pendapat atau solusi atau<br />
kelihatan bingung. Kalau cewek pengen curhat karena punya masalah,<br />
teknik yang harus dipakai cowok adalah dengan bertanya, &#8220;Kamu mau aku<br />
mendengar sebagai cowok atau cewek?&#8221; Kalau dia bilang sebagai cewek,<br />
dengarkan aja dan beri dukungan moral. Kalau dia bilang sebagai cowok,<br />
bolehlah tawarkan beberapa solusi.</p>
<p><strong>BUAT CEWEK:</strong></p>
<p><strong>1. Jangan interupsi kalau cowok lagi ngomong.</strong><br />
Kalau ingin berkomunikasi dengan cowok, strategi jitunya<br />
Adalah jangan menginterupsi kalau dia sedang berbicara.<br />
Sebenarnya ini sulit sekali untuk cewek, karena buat cewek ngomong rame-rame<br />
Itu membangun hubungan dengan sesama dan menunjukkan partisipasi. Cewek<br />
juga terdorong untuk mengalihkan pembicaraan supaya si cowok kagum dengan<br />
pengetahuannya yang luas atau untuk membuat cowok merasa penting.<br />
Padahal kalimat-kalimat yang dikatakan cowok biasanya berorientasi pada suatu<br />
solusi dan dia perlu menyelesaikan kalimatnya, kalau tidak pembicaraan<br />
tersebut akan kehilangan maknanya.</p>
<p><strong>2. Bahasa langsung</strong><br />
Supaya mendapat perhatian dari cowok, beritahukan apa yang ingin<br />
dibicarakan dan kapan, dengan kata lain buatlah agenda.<br />
Contohnya: &#8220;Aku ingin bicara sama kamu soal menangani masalah dengan<br />
bosku di kantor.<br />
Apakah kita bisa bicara setelah makan jam 7 malam nanti?&#8221; Ini lebih<br />
menarik untuk cowok, membuatnya merasa dihargai!<br />
Diam saja atau mengggunakan bahasa tidak langsung hanya akan<br />
membuat cowok merasa disalahkan dan mereka menjadi defensif.</p>
<p><strong>3. Bagaimana memotivasi cowok</strong><br />
Cewek biasanya menggunakan kata &#8220;bisa&#8221;: &#8220;Kamu bisa telpon aku nanti<br />
malam?&#8221; &#8220;Kamu bisa jemput aku?&#8221; Ini akan diterjemahkan cowok sebagai<br />
tantangan apakah dia bisa melakukannya atau tidak, tapi sama sekali<br />
tidak ada komitmen untuk melakukannya. Mereka kadang merasa dimanipulasi<br />
dan terpaksa memberikan jawaban &#8220;ya&#8221;. Untuk memotivasi cowok, gunakan<br />
pertanyaan langsung untuk mendapatkan komitmennya.<br />
Contohnya, &#8220;Nanti malam kamu telpon aku kan?&#8221; menuntut komitmen untuk<br />
malam ini dan cowok harus menjawab &#8220;ya&#8221; atau &#8220;tidak&#8221;.</p>
<p><strong>4. Cowok tidak suka diberi nasihat</strong><br />
Cowok perlu merasa bahwa ia mampu memecahkan masalahnya sendiri.<br />
Mendiskusikan masalah dengan orang lain akan membebani orang tersebut.<br />
Dia bahkan tidak akan menceritakan masalahnya dengan temannya, kecuali<br />
jika dia pikir temannya punya solusi yang lebih baik. Ketika cewek<br />
berusaha membuat cowok menceritakan masalahnya, cowok menolak karena ia<br />
melihatnya sebagai sikap mengkritik, atau ia merasa bahwa cewek itu<br />
menganggapnya tidak kompeten dan ia punya solusi yang lebih baik dari<br />
si cowok. Padahal kenyataannya, maksud si cewek adalah untuk membuatnya<br />
merasa lebih baik dan sama sekali bukan tanda-tanda kelemahan. Jadi<br />
jangan beri nasihat ke cowok kecuali diminta.<br />
Katakan saja bahwa kamu yakin dia mampu menyelesaikan masalahnya.</p>
<blockquote><p><em>taken from: students.stttelkom.ac.id by dark_irpl<br />
* Thanks </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/why-men-dont-listen-women-cant-read-map/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

