<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deniar's Blog &#187; Marketing</title>
	<atom:link href="http://www.deniar.net/tag/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.deniar.net</link>
	<description>Just Personal Blog of Deniar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Dec 2011 14:35:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cukup Merasa Aman dengan hanya CDMA?</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/08/cukup-merasa-aman-dengan-hanya-cdma/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/08/cukup-merasa-aman-dengan-hanya-cdma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 10:06:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Kini tak jarang orang memiliki handphone aktif lebih dari satu. Rata-rata adalah pengguna GSM dan CDMA bebarengan. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah tarif yang lebih murah. Atau karena pengguna mengikuti sebuah komunitas dimana rata-rata komunitas tersebut didominasi oleh salah satu operator. Biasanya adalah rekanan di kantor, kampus, sekolah, organisasi, sampai pasangan. Dan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=20&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Kini tak jarang orang memiliki handphone aktif lebih dari satu. Rata-rata adalah pengguna GSM dan CDMA bebarengan. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah tarif yang lebih murah. Atau karena pengguna mengikuti sebuah komunitas dimana rata-rata komunitas tersebut didominasi oleh salah satu operator. Biasanya adalah rekanan di kantor, kampus, sekolah, organisasi, sampai pasangan.</span></p>
<p><span>Dan yang mendapatkan positioning sebagai telepon yang (lebih) murah adalah operator-operator CDMA. Lantas harga sudah murah mengapa masih men<em>dobel</em> dengan GSM (rata-rata yang dilakukan orang)? Apakah tidak cukup dengan memakai satu operator saja, CDMAnya saja mungkin?</span></p>
<p><span>Ternyata menurut survey kecil yang penulis lakukan di lingkungan sekitar, beberapa alasan yang mereka lontarkan adalah</span></p>
<ul>
<li><em>&#8220;Nanti kalau keluar kota bagaimana?&#8221;</em><br />
Padahal sebenarnya operator-operator CDMA telah melengkapi produknya dengan fitur migrasi sementara keluar kota seperti COMBO pada Flexi dan GOGO pada ESIA.</li>
<li><em>&#8220;Waduh, saya gak pede cuman pakai CDMA. Takut nanti gak bisa dihubungi?&#8221;</em><br />
Apa maksudnya tidak bisa dihubungi? Toh sekarang BTS yang dibangun sudah banyak. Jaringan sudah cukup luas (di kota besar) dan cukup kuat (di kota besar juga). Malah di beberapa indoor building sudah ditanami penguat/pemancar sinyal tambahan untuk beberapa operator.</li>
</ul>
<p>Ternyata CDMA belum bisa merebut positioning sebagai primary contact number. CDMA belum bisa memberikan rasa aman dan kepercaaan diri di pelanggan untuk dijadikan satu-satunya contact number (kecuali memang terpaksa hanya mampu beli satu).</p>
<p>Contoh saja pada diri kita, kalau kita bertukar contact number maka pasti yang kita berikan pertama kali adalah nomor GSM, baru setelah itu kalau ditanya nomor CDMAnya baru bertukar. Positioning yang masih lemah ini harus didukung dengan infrastruktur jaringan/teknologi yang lebih mantap lagi serta mengkomunikasikan kepada pelanggan bahwa CDMA dapat diandalkan dan memberikan rasa aman.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=20&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/08/cukup-merasa-aman-dengan-hanya-cdma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://0.gravatar.com/avatar/03c2562161689618fd0013044ff306e4?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Pandangan Masyarakat Tentang CDMA</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/05/pandangan-masyarakat-tentang-cdma/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/05/pandangan-masyarakat-tentang-cdma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 05:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[flexi]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Ok sebelum mulai membaca lebih lanjut artikel saya berikut, ada satu pertanyaan yang ingin saya ajukan. &#8220;Apa yang ada di benak Anda tentang telepon CDMA?&#8221; Sebutkan 3 hal, dan ingat baik-baik. Saya pernah melakukan survey kecil sendiri terhadap teman-teman di sekitar, sebagian besar jawaban mereka adalah &#8220;telepon murah, handphone murah, dan dalam kota&#8220; Yang pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=18&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ok sebelum mulai membaca lebih lanjut artikel saya berikut, ada satu pertanyaan yang ingin saya ajukan.</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Apa yang ada di benak Anda tentang telepon CDMA?&#8221; Sebutkan 3 hal, dan ingat baik-baik.</strong></p></blockquote>
<p>Saya pernah melakukan survey kecil sendiri terhadap teman-teman di sekitar, sebagian besar jawaban mereka adalah &#8220;<em><strong>telepon murah, handphone murah, dan dalam kota</strong></em>&#8220;</p>
<p>Yang pertama telepon murah, mengapa demikian? Memang menurut sumber yang beberapa kali pernah saya tanyakan, teknologi CDMA ternyata menggunakan cost yang lebih murah dibandingkan dengan penyelenggaraan jasa GSM. Dan tak jarang yang mempersepsikan sebagai &#8220;<em>Telepon Rumah berasa handphone, Handphone yang berasa telpon murah</em>&#8220;. Jadi di benak masyarakat adalah CDMA sebagai solusi bertelekomunikasi murah.</p>
<p>Kemudian Handphone Murah. Loh kenapa bisa dikaitkan dengan perangkat, sedangkan yang kita tanyakan adalah jasa telekomunikasi. Saat ini para pebisnis operator CDMA melakukan strategi bundling starter pack CDMA dengan handphone murah. Bahkan beberapa mengatakan &#8220;<em>beli starter pack/ pulsa gratis handphone</em>&#8220;. Akhirnya sampai sekarang hampir semua penjualan selalu dibundling dengan handphone murah. Hal ini yang semakin merangsang persepsi masyarakat bahwa CDMA adalah solusi komunikasi murah (semoga tidak tercap murahan).</p>
<p>Bahkan penulis pun kadang sering bingung setiap melihat promo penjualan CDMA, Ini jualan nomor atau jualan handphone.</p>
<p>Yang ketiga adalah &#8220;<em>dalam kota</em>&#8220;. Mengapa demikian? karena sebagian besar menggunakan nomor berawalan kode daerah, seperti 02270xxxxxx. Sampai dengan paragraf ini secara tidak sadar Anda pasti masih berpikir demikian, padahal masih ada operator lain yang tidak menggunakan penomoran seperti itu. Saya sebutkan saja salah satunya adalah Fren. Fren memang memegang lisensi selular.</p>
<p>Sebenarnya yang dimaksud dengan CDMA adalah sebuah teknologi telekomunikasi Code Division Multiple Access. Tetapi nampaknya sudah bergeser di benak masyarakat. Bahwa fren tidak termasuk sebagai CDMA, silakan saja tanyakan orang-orang awan di sekitar Anda untuk menyebutkan operator-operator mana saja CDMA itu. Pasti kebanyakan menjawab Flexi atau Esia, memang keduanya adalah market leader CDMA dan kebetulan memang menggunakan penomoran seperti PSTN. Brand di benak masyarakat nampaknya telah berubah.</p>
<p>Sehingga kalau kita berbincang tema tentang CDMA pasti mengarah kepada kedua operator besar yaitu Flexi dan Esia. Salah kaprah ini memang sudah menjadi common isue yang akhirnya menjadi pembenaran di masyarakat bahwa CDMA adalah &#8216;telpon rumah berasa handphone&#8217;. Sehingga justru mempersempit scope pemikiran tentang flexibilitas CDMA untuk dibawa kemana-mana sekalipun luar kota. Padahal sudah ada fitur untuk flexibilitas ke luar kota seperti halnya COMBO pad Flexi dan GOGO pada Esia.</p>
<p>Begitulah Indonesia dengan berbagai macam keunikannya. Seperti bilang &#8216;odol&#8217; untuk pasta gigi padahal &#8216;odol&#8217; itu ternyata adalah sebuah merek, dan bilang &#8216;sanyo&#8217; untuk pompa air.</p>
<p>Nampaknya menjadi sebuah tantangan bagi penyelenggara jasa telekomunikasi CDMA untuk mengangkat persepsi di masyarakat bahwa CDMA adalah solusi murah (semoga tidak murahan) yang berimbas terhadap persepsi bahwa &#8216;yang murah kurang bisa dihandalkan&#8217; padahal belum tentu kualitasnya jelek. Apa memang demikian?<em> Who knows</em><em>?</em> Pelangganlah yang lebih bisa menjawabnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=18&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2008/09/05/pandangan-masyarakat-tentang-cdma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://0.gravatar.com/avatar/03c2562161689618fd0013044ff306e4?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Malaysia how they promote their country, Indonesia?</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/10/06/malaysia-how-they-promote-their-country-indonesia/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/10/06/malaysia-how-they-promote-their-country-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Oct 2007 17:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/10/06/malaysia-how-they-promote-their-country-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Ada aja masalah Indonesia dengan Malaysia. Dari dulu mulai TKI, pulau, sampe lagu yang barusan jadi  hot issue (baca di sini). Tapi di sini penulis tidak membahas masalah Malaysia dengan Indonesia. Tetap akan membahas apa yang jadi benang merah dengan blog ini, marketing. Bukan mempermasalahkan &#8216;lagu siapa?&#8217; tetapi bagaimana cara mereka mempromosikan Malaysia ke negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=12&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada aja masalah Indonesia dengan Malaysia. Dari dulu mulai TKI, pulau, sampe lagu yang barusan jadi  hot issue (<a  href="http://deniar.ueuo.com/?p=126">baca di sini</a>). Tapi di sini <a  href="http://deniar.ueuo.com">penulis</a> tidak membahas masalah Malaysia dengan Indonesia. Tetap akan membahas apa yang jadi benang merah dengan blog ini, marketing.</p>
<p style="text-align:center;"><img border="0" width="700" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/rasasayange.jpg" height="513" style="width:462px;height:400px;" /></p>
<p>Bukan mempermasalahkan &#8216;lagu siapa?&#8217; tetapi bagaimana cara mereka mempromosikan Malaysia ke negara luar. <a  href="http://rasasayang.com.my/index.cfm">Silakan liat di sini</a>.</p>
<p style="text-align:center;"><img border="0" width="391" src="http://rasasayang.com.my/_i/shared/logo4.jpg" height="84" /><br />
<em>Begitu beragam bentuk promosi ke dunia Internasional</em></p>
<p>Belum pernah melihat kampanye Indonesia seperti ini. Apa mungkin karena aku gak tau ya. Setahu aku, kampanye seperti ini yang paling dahsyat adalah iklan-iklan TV Garuda yang menampilkan ragam alam dan budaya Indonesia sembari melantunkan lagu Tanah Air Beta. Terharu melihat kampanye ini. Bahkan salah seorang teman di Belanda sampai rindu dengan kampung halaman ketika melihat iklan Garuda ini di YouTube.</p>
<p>Kembali ke Malaysia, ada beberapa kampanye tentang Malaysia. Mulai dari dulu kalo gak salah program mereka &#8216;Visit Malaysia&#8217; sampe &#8216;Rasa Sayang Malaysia&#8217;. Cara mereka nge-brand dan membentuk image di masyarakat Internasional memang luar biasa. (Tanpa bermaksud merendahkan bangsa sendiri).</p>
<p>Sedangkan Indonesia? Semoga para pakar (pariwisata terutama) promosi dapat memperkenalkan Indonesia di Internasional ini dengan lebih baik.</p>
<p>Tetapi tidak perlu khawatir kita cukup jadi sorotan hangat di Internasional saat ini, mengingat salah seorang dari kita mendapat Award bak Academy Award, kepala negara paling korup sepanjang masa di dunia yaitu Mr. Suharto.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=12&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/10/06/malaysia-how-they-promote-their-country-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://1.gravatar.com/avatar/7099d05600eaa0fa0731165d21d74ffa?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
<enclosure url="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/rasasayange.jpg" length="" type="" />
<enclosure url="http://rasasayang.com.my/_i/shared/logo4.jpg" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Split my blog</title>
		<link>http://www.deniar.net/split-my-blog/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/split-my-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2007 01:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[blogs]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Suka bosen ngeliat blog orang karena tulisan-tulisan di dalamnya gak pernah fokus? Sekarang bahas ini, besok bahas itu. Dari isu sosial-politik sampe makanan. Ini juga terjadi sama blog-ku. Apalagi kalo udah dicampur sama pengalaman sehari-hari namun gak penting. Orang akan semakin malas lagi. Ujung-ujungnya pengujung cuman datang sesekali doank. Masih untung sesekali, bisa jadi cuman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suka bosen ngeliat blog orang karena tulisan-tulisan di dalamnya gak pernah fokus? Sekarang bahas ini, besok bahas itu. Dari isu sosial-politik sampe makanan. Ini juga terjadi sama blog-ku.</p>
<p>Apalagi kalo udah dicampur sama pengalaman sehari-hari <strike>namun gak penting</strike>. Orang akan semakin malas lagi. Ujung-ujungnya pengujung cuman datang sesekali doank. Masih untung sesekali, bisa jadi cuman sekali, itu pun gak ninggalin <strike>jejak</strike> comment. Jadi orang juga suka bingung, apa yang pengen dibaca dari blog ini?</p>
<p>Kan ada kategori? Nah itu dia, berhubung kategori yang ditawarkan di blog-ku ini rada aneh dan bervariasi. Mulai dari web disain, internet, sampe marketing. Bahkan sesekali muncul hobi dan makanan. Malah awalnya internet dan web disain yang pengen ditonjolin lebih sedikti tulisannya daripada sekedar cerita keseharian.</p>
<p>Akhirnya kuputuskan untuk men-split blog ini menjadi <strike>beberapa</strike> dua dulu. Aku pisahkan obrolan ttg marketing yang menjadi ambisi ku ke http://greatwaytosell.wordpress.com . Kenapa di pisah? <a href="http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/07/28/alasan-blog-ini-ditulis/" title="Alasan Blog ini ditulis" target="_blank">Ada beberapa alasan, di sini</a>.</p>
<p align="center"><img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/gambar_gw2s.jpg" title="Greatwaytosell" alt="Greatwaytosell" align="middle" hspace="10" vspace="10" /></p>
<p>Mungkin beberapa tulisan akan aku pisahkan juga, tergantung kategori mana yang bakal banyak di bahas. Sementara blog ini? Yah.. aku anggap ini adalah blog semua cerita tumplek. Termasuk keseharianku. Kalo obrolin ttg marketing? atau dipaksa-paksain ke marketing ya di <a href="http://greatwaytosell.wordpress.com" title="Great Way To Sell" target="_blank">GreatWayToSell</a>.</p>
<p align="center"><em><img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/link_greatwaytosell.jpg" title="Link" alt="Link" /><br />
Link ada di atas pojok kanan</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/split-my-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Telekomunikasi, semakin berdarah saja</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/29/bisnis-telekomunikasi-semakin-berdarah-saja/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/29/bisnis-telekomunikasi-semakin-berdarah-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Sep 2007 04:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[flexi]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/29/bisnis-telekomunikasi-semakin-berdarah-saja/</guid>
		<description><![CDATA[Operator CDMA kini didatangi pemain baru Smart. Sudah cukup berdarah-darah persaingan antara flexi dengan esia, kini muncul petarung baru. Dan lebih parahnya lagi, datang dengan sama-sama membanting harga. Bagaimanapun pasti pelanggan sangat diuntungkan. Sampai kapan price war yang berdarah-darah ini akan berakhir? Belum dengan permasalahan tarif yang tidak transparan dan menjebak di bisnis telekomunikasi baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=10&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Operator CDMA kini didatangi pemain baru Smart. Sudah cukup berdarah-darah persaingan antara flexi dengan esia, kini muncul petarung baru. Dan lebih parahnya lagi, datang dengan sama-sama membanting harga.</p>
<p align="center"><img src="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/cdma.jpg?w=700" alt="Perang CDMA" /></p>
<p>Bagaimanapun pasti pelanggan sangat diuntungkan. Sampai kapan price war yang berdarah-darah ini akan berakhir? Belum dengan permasalahan tarif yang tidak transparan dan menjebak di bisnis telekomunikasi baik GSM maupun CDMA.</p>
<p>Saat ini operator CDMA sedang marak-maraknya berpindah ke frekuensi 800MHz eh SMART malah bermain di 1900MHz. Jelas dengan bedanya frekuensi ini tidak mengindikasikan kalau mereka bermain di pasar yang berbeda.</p>
<p>Siapakah yang menjadi pemenang dalam persaingan ini? Kita tunggu saja. Yang jelas tetap kita bahas di segi marketing-nya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=10&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/29/bisnis-telekomunikasi-semakin-berdarah-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/cdma.jpg" length="" type="" />
<enclosure url="http://1.gravatar.com/avatar/7099d05600eaa0fa0731165d21d74ffa?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Memaksa customer belajar</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/28/memaksa-customer-belajar/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/28/memaksa-customer-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2007 19:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/28/memaksa-customer-belajar/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau mau mengetik dokumen pakai apa? pasti pakai Microsoft Word. Kalau mau menyusun laporan keuangan dan data statistik? pasti pakai Micorosoft Excel. Produk-produk microsoft ini telah menjadi top mind di customer. Microsoft Office 2007 Semua orang pasti pernah mengenal Micorosoft Word dan Excel. Minimal pernah melihat bentuknya seperti apa. Dan bahkan model bentuk panel Aplikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=7&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau mau mengetik dokumen pakai apa? pasti pakai Microsoft Word. Kalau mau menyusun laporan keuangan dan data statistik? pasti pakai Micorosoft Excel. Produk-produk microsoft ini telah menjadi top mind di customer.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/10/gambaroffice.jpg?w=700" alt="Office 2007" /><br />
<em>Microsoft Office 2007</em></p>
<p>Semua orang pasti pernah mengenal Micorosoft Word dan Excel. Minimal pernah melihat bentuknya seperti apa. Dan bahkan model bentuk panel Aplikasi ini dipakai oleh Open Office, salah satu produk saingan Microsoft. Yang mendominasi yang menjadi trend setter. Semua seolah-olah harus mengikuti bentuk dari yang dimodelkan Microsoft.</p>
<p>Kita semua sering memakai produk microsoft ini, namun pernahkah mencoba produk office terbaru dari microsoft ini? Ya, Microsoft Office 2007. Apakah anda berminat untuk beralih dari versi lama (2003 paling tidak) ke versi 2007?</p>
<p>Banyak alasan yang memberatkan, diantaranya adalah spesifikasi komputer yang tidak cukup menjalankan program 2007 ini, mahal membelinya. Namun untuk Indonesia sepertinya cukup banyak bisa didapatkan versi bajakannya. Namun banyak yang mengeluh karena produk terbaru ini berbeda dengan produk sebelumnya. Dan perbedaan itu sangatlah drastis.</p>
<p>Mungkin dari segi fungsionalitas dasarnya tetap sama, namun dari segi tampilan ini sangatlah berbeda. Dan sepertinya microsoft kali ini memaksa customer untuk belajar lagi menggunakan sistem yang baru ini.</p>
<p>Beberapa diantaranya adalah tampilan menu pada Microsoft Word.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/micr1.jpg?w=700" alt="Peralihan pada Microsoft Word" /><br />
<em>Lihatlah pada pilihan menu</em><br />
Entah alasan apa yang digunakan Microsoft, kalau pengguna beralih dari versi 2003 ke 2007 akan bingung mencari fitur-fitur yang sebelumnya biasa mereka gunakan. Lihat saja pada piliha menu yang berbeda. Pengguna akan banyak kebingungan. Dan pengguna musti banyak belajar menggunakan produk terbaru ini. Akhirnya pengguna malas beralih ke produk yang baru ini.</p>
<p>Padahal di perubahan-perubahan sebelumnya seperti dari 98 ke 2000, dari 2000 ke XP, dan dari XP ke 2003 perbedaanya sangatlah tipis. User dapat langsung menggunakannya.</p>
<p>Selain pada Microsoft Word, perubahan drastis juga terjadi pada Microsoft Access. Walaupun tetap dengan fungsionalitas yang sama, namun Microsoft Access 2007 lebih banyak mengadopsi dari tampilan-tampilan Aplikasi seperti MySQL Front dan EMS MySQL. Nampak jauh dari versi Microsoft Accesss sebelumnya.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/micr2.jpg?w=700" alt="Peralihan pada Microsoft Access" /><br />
<em>Peralihan dari Microsoft Access 2007 justru lebih dekat dengan aplikasi lain daripada Microsoft Access 2003</em></p>
<p>Perubahan drastis, terutama di masalah penampilan memang bertujuan mempercantik. Namun memaksa customer untuk belajar lagi. Dan ini menjadi sebuah tantangan bagi Microsoft. Sifat dasar manusia memang malas untuk berubah, apalagi kalau sudah terbiasa dengan sistem yang lama. Apabila menggunakan sistem yang baru pasti akan malas.</p>
<p>Seberapa cepatkah laju penyebaran produk terbaru Microsoft ini? Kita lihat saja nanti beserta strategi marketingnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=7&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/28/memaksa-customer-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/micr2.jpg" length="" type="" />
<enclosure url="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/10/gambaroffice.jpg" length="" type="" />
<enclosure url="http://1.gravatar.com/avatar/7099d05600eaa0fa0731165d21d74ffa?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
<enclosure url="http://greatwaytosell.files.wordpress.com/2007/09/micr1.jpg" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Orang Paling Romantis Orang Marketing</title>
		<link>http://www.deniar.net/orang-paling-romantis-orang-marketing/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/orang-paling-romantis-orang-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 04:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Orang Paling Romantis adalah Orang Marketing, kenapa? Beberapa hari yang lalu mendapat sebuah ungkapan ttg arti &#8216;apa itu marketing&#8217; yang menarik dari seminar di Launching IMA (Indonesian Marketing Association) Student Chapter STT Telkom yang dibawakan oleh Ibu Popy (Sekjend IMA). Marketing adalah Sensing and Responding Marketing bukan hanya bagaimana menganalisis pasar, maupun hal2 lain yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Orang Paling Romantis adalah Orang Marketing, kenapa?</p>
<p>Beberapa hari yang lalu mendapat sebuah ungkapan ttg arti &#8216;apa itu marketing&#8217; yang menarik dari seminar di Launching IMA (Indonesian Marketing Association) Student Chapter STT Telkom yang dibawakan oleh Ibu Popy (Sekjend IMA). Marketing adalah <strong>Sensing and Responding</strong></p>
<p>Marketing bukan hanya bagaimana menganalisis pasar, maupun hal2 lain yang bersifat teoritis. Marketing lebih ke arah pengertian ttg &#8216;Hati&#8217;.</p>
<p>Marketing itu bukan sekedar menghitung, tetapi <strong>merasakan</strong>. Apa hubungannya dengan orang paling romantis? Jelas, seluruh wanita di dunia ini setuju lebih memilih pria dengan tampang pas-pasan tetapi bisa merasakan perasaan pasangannya, ketimbang pria ganteng dan gagah tapi gak bisa memahami perasaan pasangannya. Gak cuman sekedar itu, orang marketing juga dituntut melakukan <strong>respond</strong>. Orang Marketing menggabungkan nilai2 dalam IQ, EQ, bahkan SQ untuk melakukan Respond. Meliputi fisik, emosi, dan hati. Siapa sih yang gak kesengsem melihat pria berpenampilan baik, punya empati yang baik, serta sopan dan menjaga nilai2. Intinya kenapa romantis? Karena orang marketing ini adalah <strong>pemikat</strong>.</p>
<p>Memikat? Orang selling juga bisa memikat. Konsep selling adalah hanya sampai berhasil menjual barang ke customer. Namun marketing lebih luas daripada itu. Yang dikejar oleh orang marketing bukan hanya sampai pada tahap bagaimana menjual barang ke customer, namun meliputi hal2 service n respond, men-drive value, menciptakan suasana dan persepsi yang menyenangkan kepada customer, bahkan yang lebih dikejar dari seorang marketer adalah bagaimana menciptakan customer yang <strong>loyal</strong>, bahkan lebih dari sekedar jumlah barang yang terdistribusi. Menciptakan customer yang loyal adalah sampai pada bila customer itu berada pada pilihan, dia akan loyal kepada brand yang diciptakan. Bahkan customer yang loyal adalah customer yang dapat membela brand, dan mengatakan pada dunia bahwa brand tersebut-lah yang terbaik. Loyalitas adalah kata kunci yang diincar dari seorang marketer, loyalitas adalah nyawa mereka. Siapa sih cewek yang gak kesengsem ama cowok yang setia? Lebih milih kesetiaan daripada sekedar tampang.</p>
<p>Jadi pria paling romantis adalah orang marketing. Ha ha ha sekedar menghibur diri, namun ini benar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/orang-paling-romantis-orang-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Murah atau murahan?</title>
		<link>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/12/murah-atau-murahan/</link>
		<comments>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/12/murah-atau-murahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 06:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[greatwaytosell]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/12/murah-atau-murahan/</guid>
		<description><![CDATA[Semakin hangat perang dua operator CDMA, yaitu Bakrie dan Telkom. Apalagi semakin gencarnya ekspansi jaringan Bakrie ke luar Jakarta-Bandung dan Jawa Barat, belum lagi dengar kabarnya ekspansi ke luar jawa. Jelas di negara kita ini (kita tahu semua) kalau operator yang banyak digemari adalah operator yang memiliki tarif yang berkenan di hati pelanggan. Jelas (sekali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&#38;blog=1423026&#38;post=6&#38;subd=greatwaytosell&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin hangat perang dua operator CDMA, yaitu Bakrie dan Telkom. Apalagi semakin gencarnya <a href="http://deniar.ueuo.com/?p=122" >ekspansi jaringan Bakrie</a> ke luar Jakarta-Bandung dan Jawa Barat, belum lagi dengar kabarnya ekspansi ke luar jawa.</p>
<p>Jelas di negara kita ini (kita tahu semua) kalau operator yang banyak digemari adalah operator yang memiliki tarif yang berkenan di hati pelanggan. Jelas (sekali lagi) price war seluler di Indonesia ini masih sangat berlaku.</p>
<p>Apakah selalu yang murah itu diminati? Dan apakah selalu yang murah itu adalah murahan? Walaupun judul tulisan ini adalah &#8220;murah atau murahan?&#8221;, tetapi saya tidak membahas siapa yang murah dan siapa yang murahan. Saya cuman akan membahas hubungannya dengan pengetahuan marketing (walau terbatas) yang saya punya.</p>
<p>Saat ini banyak operator yang menawarkan price yang sangat low. Jadi teringat iklan &#8220;<em>How low can U go!</em>&#8220;. Mulai dari yang tarif per detik sampe per jam sekian rupiah. Mulai yang pake syarat sampe yang tanpa syarat. Adakah bergaining lain ke masyarakat selain harga? Walaupun sekian banyak operator yang banting harga, namun kita ingat salah satu operator yang memiliki pelanggan terbanyak, yaitu si plat merah. Harga yang ditawarkannya pun tidak terlalu dibanting. Loyalitas pelanggan tetap banyak, malah berani mengusung isu nasionalisme kepada pelanggan. Walaupun banyak yang nge-dua-in dengan produk CDMA saudaranya namun banyak yang &#8216;rela mati&#8217; gak mau ninggalin si plat merah ini. Kecuali <a href="http://deniar.ueuo.com/?p=122" >mahasiswa yang emang doyannya ganti-ganti nomor hape</a>, tergantung siapa yang berani kasih murah.</p>
<p>Jadi kalau kita berhasil diperebutkan dengan harga yang murah, bisa berarti juga kalau ada pesaing yang lebih murah, bisa jatuh ke laen hati. Sama ibaratnya dengan cinta ke pasangan, kalau alasan pasangan kita berpaling ke kita karena cantik, bisa jadi kalo menemukan yang lebih cantik berpaling ke yang laen. Loyalitas dengan harga murah apa bisa dibangun? sampai kapan bisa bertahan? Atau malah yang tidak murah tidak dapat bertahan?</p>
<p>Di satu sisi yang laen, apakah yang murah itu selalu murahan? Belum tentu. Begitu banyak hal yang dipertimbangkan dalam pricing, tentunya operator2 banting harga gak asal banting harga (latah) karena pesaing laen banting harga. Mereka memiliki strategi masing-masing. Dari mengemas pulsa menjadi talk time, sampe tarif per detik.</p>
<p>Tidak mau disebut murahan walau murah? Ada salah satu produk yang kalo kita ingat slogannya &#8220;<em><strong>Telpon rumah berasa hape, hape berasa telpon rumah</strong></em>&#8220;. Saya yakin anda mengerti. Slogan ini bermakna, telpon rumah sekarang bisa dibawa kemana-mana, dan yang dibawa kemana-mana ini tetep berasa pulsanya kayak telpon rumah. Nomornya kayak telpon rumah,tapi rasanya hape koq bisa dibawa kemana-mana ya. Harganya pun PASTI! Sure Price! (eh kelepasan).<br />
Kalau diperhatikan emang tidak ada kata-kata &#8220;murah&#8221; dalam slogan tersebut. Murah memang, tapi kita tetap tidak mau dibilang murahan (begitu katanya). Namanya juga dunia marketing, saling adu kekuatan untuk bangun persepsi.</p>
<p>Bagaimanapun dalam dunia bisnis, bukanlah dari segi pemasaran saja bisnis ini bisa bertahan. Masih banyak aspek2 lain yang mempengaruhi.</p>
<p>Kalau mau entengnya saja, kita sebagai pelanggan ada price war seperti ini ikut aja, pelanggan pasti diuntungkan. He he he. Dasar.</p>
<p>Tetep aja <em>How Low Can U Go!</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/greatwaytosell.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/greatwaytosell.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=greatwaytosell.wordpress.com&amp;blog=1423026&amp;post=6&amp;subd=greatwaytosell&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://greatwaytosell.wordpress.com/2007/09/12/murah-atau-murahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://1.gravatar.com/avatar/7099d05600eaa0fa0731165d21d74ffa?s=96&amp;amp;d=identicon" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Syariah Marketing</title>
		<link>http://www.deniar.net/syariah-marketing/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/syariah-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2007 01:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kita sudah sering mendengar tentang apa itu Bank Syariah, sekarang ada istilah baru untuk syariah marketing. Seperti apa itu? Aku juga belum terlalu banyak tahu tentang apa itu syariah marketing, berikut adalah artikel yang didapat dari blog Yukikuncoro. Bagaimana perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini? Apa tantangannya di masa depan? Apa solusi-solusi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:x97kl60IX-XSpM:http://www.ekuator.web.id/coverbesar/m-syariah_marketing.jpg" alt="Marketing Syariah" /><br />
Mungkin kita sudah sering mendengar tentang apa itu Bank Syariah, sekarang ada istilah baru untuk syariah marketing. Seperti apa itu?</p>
<p><span id="more-78"></span></p>
<p>Aku juga belum terlalu banyak tahu tentang apa itu syariah marketing, berikut adalah <a href="http://yokikuncoro.wordpress.com/2007/01/03/pengantar-syariah-marketing/" target="_blank">artikel</a> yang didapat dari blog Yukikuncoro.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Bagaimana perkembangan ekonomi syariah di Indonesia saat ini? Apa tantangannya di masa depan? Apa solusi-solusi yang bisa diterapkan?</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Itulah beberapa pertanyaan yang biasa diungkapkan oleh banyak pelaku usaha. Kenapa? Karena munculnya sistem ekonomi syariah menjadi semacam peluang besar, mengingat Indonesia memiliki penduduk beragama Islam terbesar di Dunia. Sampai saat ini saja penduduk muslim di Indonesia telah mencapai sekitar 200 juta jiwa. Sebuah pasar yang sangat besar bagi sebuah bisnis.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span id="more-27"></span><br />
Memang kalau hanya dilihat dari jumlah, Indonesia merupakan pasar yang cukup menggiurkan. Tapi kalau kita lihat berdasarkan peluang bisnis, apakah cukup besar juga?</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Ternyata, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia baru sekitar 1,3 persen dari total aset industri perbankan nasional. Sedangkan Malaysia sudah sekitar 10 persen, dan Timur Tengah mencapai 20 persen dari total aset industri perbankan nasionalnya. Kita memang tidak bisa memungkiri bila Timur Tengah merupakan lokomotif industri perbankan syariah Internasional.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Namun di sisi lain, Indonesia merupakan negara yang memiliki perbankan syariah dengan kinerja keuangan tertinggi di dunia. Tingkat profitabilitas bank syariah di Indonesia merupakan yang terbaik di dunia diukur dari rasio laba terhadap aset. Indonesia juga merupakan negara yang perbankan syariahnya memiliki pertumbuhan sangat pesat. Baik dilihat dari bertambahnya jumlah bank maupun bertambahnya aset.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Tapi, apakah pertumbuhan ini akan berlangsung lama?</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%">Berdasarkan prediksi Bank Indonesia, pada tahun-tahun ke depan pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia akan mengalami penurunan. Salah satu penghambat pertumbuhannya adalah perbankan syariah masih dikendalikan oleh pasar yang hidup dalam pola pikir perbankan konvensional. Nasabah masih banyak yang menuntut dan mengharapkan tingkat keuntungan optimal dan tingkat kepuasan tanpa melihat faktor agama.<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%">Nah, di sini kami mencoba menganalisis dengan melihat beberapa jenis pasar berdasarkan perilakunya. Pertama, pasar yang hanya ingin mendapatkan keuntungan finansial tanpa peduli apakah caranya sesuai dengan syariah. Pasar ini banyak disebut sebagai pasar rasional. Kedua, pasar yang hanya melihat sistemnya tanpa mempedulikan keuntungan finansial atau biasa disebut pasar emosional. Maksudnya, orang tertarik untuk berbisnis di pasar syariah karena alasan-alasan keagamaan yang lebih bersifat emosional. Bukan karena ingin mendapatkan keuntungan finansial yang bersifat rasional. Ada juga pasar yang selain melihat keuntungan finansial juga berpatokan syariah dalam mendapatkannya. Pasar inilah yang biasa kami sebut sebagai pasar spiritual.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%">Di masa depan, Kami mengamati ada pergeseran pasar dari tingkat intelektual atau rasional, menuju ke emosional, dan akhirnya bertransformasi ke spiritual. Pasar spiritual ini akan mempertimbangkan kesesuaian produk, keuntungan finansial dan nilai-nilai spiritual yang diyakininya.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Namun, tidak serta merta pasar rasional akan berpindah ke spiritual. Disinilah tantangan terbesar sistem syariah dalam membidik pasar rasional. Padahal seperti kita ketahui bahwa pasar rasional atau pasar mengambang merupakan pasar terbesar. Contoh pasar ini adalah pasar korporasi dan kelas menengah ke atas. Mereka tidak terlalu fanatik terhadap salah satu sistem, tapi lebih melihat prospektif finansial.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Lalu, apa solusi yang bisa dilakukan dalam meraih pasar mengambang ini? Bagaimana caranya membawa pasar ini ke wilayah pasar spiritual?</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Dalam buku ini, kami memperkenalkan konsep <em>syariah marketing</em> sebagai sebuah solusi. Sederhananya, <em>syariah marketing</em> merupakan <span style="color: black">suatu proses bisnis yang keseluruhan prosesnya menerapkan nilai-nilai Islam. Suatu cara bagaimana memasarkan suatu proses bisnis yang mengedepankan nilai-nilai yang mengagungkan keadilan dan kejujuran.</span></p>
<p style="text-indent: 0pt" class="MsoBodyTextIndent"><span style="color: black">Sebelumnya, kami mendefinisikan<em> marketing</em> sebagai </span>sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran, dan perubahan <em>values</em> dari satu inisiator kepada <em>stakeholders</em>-nya. Jadi, bagi kami <em>syariah marketing</em> adalah <span style="color: black">sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran, dan perubahan <em>value </em>dari suatu inisiator kepada <em>stakeholders</em>-nya, yang dalam keseluruhan prosesnya sesuai dengan akad dan prinsip-prinsip <em>muamalah</em> (bisnis) dalam Islam.</span></p>
<p style="text-indent: 0pt" class="MsoBodyTextIndent">Dengan <em>syariah marketing</em>, seluruh proses tidak boleh ada yang bertentangan dengan  prinsip-prinsip yang Islami. Dan selama proses bisnis ini dapat dijamin, atau tidak terjadi penyimpangan terhadap prinsip syariah, maka setiap transaksi apapun dalam pemasaran dapat diperbolehkan.</p>
<p style="text-indent: 0pt" class="MsoBodyTextIndent">Lihatlah Aa Gym. Siapa yang tak kenal Aa Gym? Banyak dari kita pasti telah mengenal Aa Gym sebagai sosok agamawan yang bersahaja baik di kalangan Islam maupun non Islam. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bila Aa Gym merupakan pendiri dan pemilik banyak unit bisnis. Sampai saat ini, bisnis Aa Gym sudah menggurita di bawah <em>MQ Corporation</em></p>
<p style="text-indent: 0pt" class="MsoBodyTextIndent">Bisnis yang dilakukan Aa Gym tidak hanya yang berhubungan dengan agama atau yang berhubungan dengan ibadah. Tapi berbagai macam bisnis yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada setiap orang yang terlibat didalamnya. Baik diri sendiri, pelanggan, pemasok, <em>distributor</em>, pemiliki modal maupun pesaing. Dalam prosesnya, bisnis yang dilakukan Aa Gym ini bersandar pada prinsip syariah yang mengedepankan sikap dan perilaku bersahabat.</p>
<p style="text-indent: 0pt" class="MsoBodyTextIndent">Selain Aa Gym, kami juga mengambil contoh Nabi Muhammad SAW yang dalam hidupnya melakukan perdagangan atau bisnis. Di sini, kami menekankan pada karakter dan sifat Nabi Muhammad dalam melakukan proses bisnis. Nabi Muhammad telah menunjukan bagaimana cara berbisnis yang berpegang taguh pada kebenaran, kejujuran, dan sikap amanah sekaligus bisa tetap memperoleh keuntungan yang optimal.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai yang terdapat pada Al-Quran dan Hadist, Nabi Muhammad melakukan bisnis secara profesional. Nilai-nilai tersebut menjadi suatu landasan yang dapat mengarahkan untuk tetap dalam koridor yang adil dan benar. Landasan atau aturan-aturan inilah yang menjadi suatu syariah atau hukum dalam melakukan suatu bisnis. </span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Ada beberapa sifat yang membuat Nabi Muhammad berhasil dalam melakukan bisnis. Pertama adalah jujur atau benar. Dalam berdagang, Nabi Muhammad selalu dikenal sebagai seorang pemasar yang jujur dan benar dalam menginfromasikan produknya. Bila ada produknya yang memiliki kelemahan atau cacat, maka tanpa ditanyakan Nabi Muhammad langsung menyampaikannya dengan jujur dan benar. </span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Kedua, <em>amanah</em> atau dapat dipercaya. Seorang pebisnis haruslah dapat dipercaya seperti yang telah dicontohkan Nabi Muhammad dalam memegang amanah. Saat menjadi pedagang, Nabi Muhammad selalu mengembalikan hak milik atasannya, baik itu berupa hasil penjualan maupun sisa barang.</span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Sifat Nabi Muhammad ketiga adalah <em>fathonah</em> atau cerdas dan bijaksana. Dalam hal ini, pebisnis yang <em>fathonah</em> merupakan pemimpin yang mampu memahami, menghayati, dan mengenal tugas dan tanggung jawab bisnisnya dengan sangat baik. Dengan sifat ini, pebisnis dapat menumbuhkan kreativitas dan kemampuan dalam melakukan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi perusahaan. Kita perlu menggunakan sifat ini agar bisa menjadi seorang pebisnis yang sukses. Terutama dalam menghadapi persaingan yang tidak hanya <em>interupted</em>, <em>complicated</em>, dan <em>sophisticated</em>, tapi juga <em>chaos</em>.</span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Dan keempat, Nabi Muhammad memiliki sifat <em>tabligh</em> atau argumentatif dan komunikatif. Bila anda seorang pemasar, maka anda harus mampu menyampaikan keunggulan-keunggulan produk dengan menarik dan tepat sasaran tanpa meninggalkan kejujuran dan kebenaran. </span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal"><span style="color: black">Lebih dari itu, anda harus memiliki gagasan-gagasan segar dan mampu mengkomunikasikannya secara tepat dan mudah dipahami oleh siapapun yang mendengarkan. Dengan begitu, pelanggan dapat mudah memahami pesan bisnis yang ingin anda sampaikan.</span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Nah, bila anda telah memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan tuntunan syariah maka akan lebih mudah untuk melakukan <em>syariah marketing</em>. Tapi, apakah cukup hanya itu? Tidak. Karena untuk bisa mendapatkan pasar rasional tersebut, kita perlu mempersiapkan diri dengan konsep pemasaran ampuh agar mampu merealisasikannya.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Konsep pemasaran itu adalah <em>syariah marketing strategy</em> untuk memenangkan <em>mind-share</em>, <em>syariah marketing tactic</em> untuk memenangkan <em>market-share</em>, dan <em>syariah marketing value </em>dalam memenangkan <em>heart-share</em>.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Dengan <em>syariah marketing strategy</em>, dapat dilakukan pemetaan pasar berdasarkan pertumbuhan pasar, keunggulan kompetitif, dan situasi persaingan. Dari pemetaan potensi pasar sebelumnya, kami melihat bahwa pasar rasional atau pasar mengambang merupakan pasar yang sangat besar. Dan Anda harus dapat membidik pasar rasional yang sangat potensial tersebut. Setelah itu anda perlu melakukan <em>positioning </em>sebagai perusahaan yang mampu meraih <em>mind-shar.</em></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Namun setelah menyusun strategi, kita perlu melakukan <em>syariah marketing tactic</em> dalam memenangkan <em>market-share</em>. Kenapa? Karena bila <em>positioning</em> Anda di benak pasar rasional telah kuat, anda perlu melakukan diferensiasi yang mencakup apa yang ditawarkan (<em>content</em>), bagaimana menawarkan (<em>context</em>), dan apa infrastruktur dalam menawarkannya.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Langkah selanjutnya, anda perlu menerapkan diferensiasi secara kreatif dan inovatif dengan menggunakan <em>marketing-mix</em> (<em>price, product, place, promotion</em>). Dan hal yang perlu anda siapkan juga, bagaimana anda melakukan <em>selling</em> dalam meningkatkan hubungan dengan pelanggan sehingga mampu menghasilkan keuntungan finansial.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Terakhir, semua strategi dan taktik yang sudah dirancang akan berjalan optimal bila disertai dengan peningkatan <em>value</em> dari produk atau jasa anda. Peningkatan <em>value</em> disini berarti bagaimana anda mampu mambangun <em>brand</em> yang kuat, memberikan <em>service</em> yang membuat pelanggan loyal, dan mampu menjalankan <em>process</em> yang sesuai dengan kepuasan pelanggan. Dengan <em>syariah marketing value</em>, anda akan mampu meraih <em>heart-share</em> pelanggan.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Di <em>syariah marketing value</em>, <em>brand</em> merupakan nama baik yang menjadi identitas seseorang atau perusahaan. Contohnya Nabi Muhammad yang terekam kuat di pikiran semua orang bahwa beliau adalah seorang Al-Amin. Brand itu menjadikan Nabi Muhammad lebih mudah untuk mengkomunikasikan produknya, karena semua orang telah mempecayai semua kata-katanya.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Selain <em>brand</em>, perusahaan yang menerapkan <em>syariah marketing</em> perlu juga memperhatikan servis yang ditawarkan agar dapat menjaga kepuasan pelanggan. Karena filosofinya, <em><span style="color: black">â€œevery business is a service businessâ€.</span></em><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana; color: black"> </span><span style="color: black">Dan dalam melakukan pelayanan perlu penekanan sikap yang simpatik, lembut, sopan dan penuh kasih sayang. Kemudian, prinsip terakhir adalah proses, yang mencerminkan tingkat <em>quality, cost</em> dan <em>delivery </em>dari porduk atau jasa yang anda tawarkan.</span><span></span></p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Dengan berbagai <em>tools</em> pemasaran tersebut dan dilandasi oleh prinsip yang berlandaskan nilai-nilai syariah, maka pasar rasional akan dapat lebih mudah dibawa ke wilayah pasar spiritual. Akhirnya, tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan pangsa pasar syariah menjadi dapat terealisasikan. Pasar akan semakin tumbuh seiring dengan pergeseran dari pasar rasional ke pasar spiritual.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Mari kita lihat Bank Muammalat Indonesia (BMI).</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Sejak berdiri, BMI terus meningkatkan konten dan konteks produknya agar semakin menarik nasabah. Walau telah memiliki <em>positioning</em> kuat di benak nasabah, BMI terus mengembangkan infrastrukturnya terutama di bidang teknologi informasi, jaringan dan sumber daya manusia. Selain itu, sebagai upaya meningkatkan kualitas servis, BMI melakukan aliansi strategis. Di antara aliansi strategis yang dilakukan adalah bergabung dengan ATM bersama dan ATM BCA yang memungkinkan nasabah BMI dapat mengakses di lebih dari 2000 ATM di seluruh Indonesia. Hal ini tentunya akan membuat layanan terhadap nasabah semakin optimal. Alhasil, nasabah akan semakin loyal dan terpuaskan.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Contoh lain adalah Asuransi Takaful.</p>
<p style="text-align: justify; line-height: 150%" class="MsoNormal">Seperti halnya pada lembaga-lembaga keuangan syariah lainnya, Asuransi Takaful terus berupaya melakukan perbaikan diri dalam melayani kebutuhan pelanggan. Salah satunya adalah meningkatkan infrastruktur teknologi informasi yang memegang peranan penting dalam menunjang bisnis asuransi. Infrastruktur teknologi informasi ini dapat memberikan informasi yang sangat akurat, transparans dan <em>up-to-date</em> terhadap proses penyelesaian suatu transaksi bisnis, seperti misalnya penyelesaian klaim.</p>
<p>Jadi, buku ini mencoba membawa anda untuk melihat peluang pasar mengambang yang sangat potensial, kiat-kiat untuk mendapatkannya yang berupa <em>tools</em> pemasaran ampuh, dan landasan atau prinsip yang perlu anda pegang teguh dalam proses pelaksanaannya.  Anda akan ditunjukan bagaimana menerapkan sebuah solusi <em>syariah marketing</em> yang terdiri dari strategi, taktik dan peningkatan <em>value</em> dalam meraih pasar dengan pemahaman yang mendalam dan disertai dengan beberapa studi kasus. Selamat meraih pasar rasional yang sesuai dengan <em>syariah marketing</em>.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/syariah-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

