<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deniar's Blog &#187; hot issues</title>
	<atom:link href="http://www.deniar.net/tag/hot-issues/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.deniar.net</link>
	<description>Just Personal Blog of Deniar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Dec 2011 14:35:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sebentar Lia Eden mau tanya Tuhan dulu</title>
		<link>http://www.deniar.net/sebentar-lia-eden-mau-tanya-tuhan-dulu/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/sebentar-lia-eden-mau-tanya-tuhan-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 03:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Berita-berita tentang Lia Eden dan aliran2 sesat semakin ramai aja. Sampe-sampe nulis ttg Lia Eden pagi ini dua kali. Lagi-lagi semakin bingung mau memasukkan ini ke dalam &#8216;hot issue&#8217; atau &#8216;humor&#8217;? Ha ha ha Baca-baca di detik berita tentang wawancara Lia Eden di rumahnya selepas dia check-out dari penjara. Berikut cuplikan wawancaranya Bagaimana kabarnya, Bu? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.detiknews.com/images/content/2007/10/30/10/lia-dl.jpg" title="Lia Eden" alt="Lia Eden" align="left" height="358" hspace="10" vspace="10" width="240" />Berita-berita tentang Lia Eden dan aliran2 sesat semakin ramai aja. Sampe-sampe <a href="http://http://www.deniar.net/?p=133" target="_blank">nulis ttg Lia Eden</a> pagi ini dua kali.  Lagi-lagi semakin bingung mau memasukkan ini ke dalam &#8216;hot issue&#8217; atau &#8216;humor&#8217;? Ha ha ha</p>
<p>Baca-baca di detik <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/10/tgl/31/time/101805/idnews/846803/idkanal/10" target="_blank">berita tentang wawancara Lia Eden</a> di rumahnya selepas dia check-out dari penjara. Berikut cuplikan wawancaranya</p>
<blockquote><p><strong>Bagaimana kabarnya, Bu?</strong></p>
<p>Mohon maaf, saya tidak bisa diwawancarai karena tidak diperkenankan membela diri. Nanti biar Tuhan yang membela. Kalau kita ngomong tidak dipercaya, nanti bisa salah paham.</p>
<p><strong>Sampai kapan tidak bisa diwawancara?</strong></p>
<p>Selama-lamanya. Semoga pers bisa mengerti kami itu bukan jual mahal atau mempersulit ditemui. Perjalanan yang kami lakukan ini bukan langkah kami, tapi perintah Tuhan.</p>
<p><strong>Apa akan tetap tinggal dan melakukan kegitan ritual di sini?</strong></p>
<p>Iya, ini rumah saya.</p>
<p><strong>Ada ritual apa setelah bebas?</strong></p>
<p>Biasa saja. Hanya sujud dan doa syukur dibebaskan.</p>
<p><strong>Saat ini banyak aliran sesat muncul, komentar Ibu?</strong></p>
<p>Mohon maaf saya tidak berkenan menjawab hal itu.</p>
<p><strong>Kalau ada yang tidak suka ritual Ibu dan kembali memperkarakan Ibu?</strong></p>
<p>Saya kan sudah dipenjara, masa dipenjara lagi. Jumlah pengikut saya cuma 48, tidak berbahaya.</p>
<p><strong>Bisa bertambah nggak jumlah pengikut?</strong></p>
<p>Sebentar saya tanya Tuhan dulu. (Selama 30 detik, Lia kemudian memejamkan mata sambil menundukkan kepalanya dan berkomat-kamit). Waduh (pengikut) kami tidak bertambah. Mempertahankan yang ada saja sulit. Malah yang keluar itu ada.</p>
<p><strong>Keluar karena apa?</strong></p>
<p>Mereka tidak kuat karena beratnya pensucian yang harus dilakukan sehingga mereka tidak sanggup.</p></blockquote>
<p>Ha ha ha,  lucu sekali &#8220;<em>Sebentar ya, saya tanya Tuhan dulu&#8221;</em>. <em>&#8220;Oh maaf, nomor yang Anda hubungi sedang sibuk, karena sedang melayani jemaah lain. Harap hubungi beberapa saat lagi&#8221;</em></p>
<p>Haduh sampe sakit perut pagi ini ketawa cekakakan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/sebentar-lia-eden-mau-tanya-tuhan-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lia Eden: Minta Jibril didatangkan sebagai saksi</title>
		<link>http://www.deniar.net/lia-eden-minta-jibril-didatangkan-sebagai-saksi/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/lia-eden-minta-jibril-didatangkan-sebagai-saksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 03:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Lia Eden beberapa hari yang lalu dikabarkan telah keluar dari tahanan. Isu tentang keberadaan Lia Eden kembali booming. Banyak berita muncul tentang Lia Eden. Tak cuma Lia Eden, Al-Qiyadah setelah difatwakan oleh MUI sesat dan pemimpinya &#8216;menyerahkan diri&#8217; ke Polisi menyemarakkan isu2 tentang aliran2 sesat di Indonesia. &#8216;menyerahkan diri&#8217; untuk mengakui bersalah atau mencari perlindungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lia Eden beberapa hari yang lalu dikabarkan telah keluar dari tahanan. Isu tentang keberadaan Lia Eden kembali booming. Banyak berita muncul tentang Lia Eden.</p>
<p>Tak cuma Lia Eden, Al-Qiyadah setelah difatwakan oleh MUI sesat dan pemimpinya &#8216;menyerahkan diri&#8217; ke Polisi menyemarakkan isu2 tentang aliran2 sesat di Indonesia. &#8216;menyerahkan diri&#8217; untuk mengakui bersalah atau mencari perlindungan hukum?</p>
<p>Browsing2 di Internet mencari tahu seperti apakah ajaran2 tersebut, menemukan artikel2 berita yang lucu. Ketika Lia Eden didatangkan ke persidangan, dia meminta didatangkan saksi. Dan saksi itu adalah malaikat Jibril.</p>
<p>Bingung juga mau memasukkan artikel ini ke dalam kategori &#8216;hot issue&#8217; atau &#8216;humor&#8217; ya? Ha ha ha&#8230;. Kenapa tidak minta didatangkan saksi Tuhan dia aja sekalian?</p>
<p>Kata dia, Tuhan sedang tidak mau diwawancara.</p>
<p>Ke mana Tuhan kamu? Jangan-jangan dia bilang, sedang menghabiskan masa cuti sehabis lebaran. Wakakakak&#8230;..</p>
<p>Jadi tambah bingung mau dimasukkan ke &#8216;hot issue&#8217; atau &#8216;humor&#8217;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/lia-eden-minta-jibril-didatangkan-sebagai-saksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rasa Sayang milik siapa?</title>
		<link>http://www.deniar.net/rasa-sayang-milik-siapa/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/rasa-sayang-milik-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2007 16:56:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini chat ama salah seorang temen. Salah satu lagu daerah kita dibajak oleh tetangga kita Malaysia. Coba masuk ke web Rasa Sayang Malaysia. Begitu mendengarnya pasti familiar dengan lagu tersebut. Lagu Rasa Sayang (Rasa sayang-sayange) menjadi lagu kampanye Malaysia. Pertanyaannya, lagu ini sebenarnya milik siapa? Kita sering mendengar lagu ini sebagai lagu daerah Maluku. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam ini chat ama salah seorang temen. Salah satu lagu daerah kita dibajak oleh tetangga kita Malaysia. Coba masuk ke <a href="http://rasasayang.com.my/index.cfm" title="Rasa Sayang Malaysia" target="_blank">web Rasa Sayang Malaysia</a>. Begitu mendengarnya pasti familiar dengan lagu tersebut.</p>
<p>Lagu Rasa Sayang (<em>Rasa sayang-sayange</em>) menjadi lagu kampanye Malaysia. Pertanyaannya, lagu ini sebenarnya milik siapa? Kita sering mendengar lagu ini sebagai lagu daerah Maluku. Mungkin dengan lirik yang berbeda, namun nadanya sama persis.</p>
<p align="center"> <img src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/blog/rasasayange.jpg" title="Rasa Sayang milik siapa?" alt="Rasa Sayang milik siapa?" /><br />
<em>Rasa Sayang Milik Siapa?</em></p>
<p>Lagu ini digunakan oleh Malaysia sebagai promosi negara Malaysia keluar dan meningkatkan nasionalisme di dalam Malaysia sendiri dengan program &#8220;Rasa Sayang Malaysia&#8221;. Lihat juga <a href="http://www.youtube.com/watch?v=_J-WPdBSS6c" title="Video Rasa Sayang Malaysia di You Tube" target="_blank">videonya di You Tube</a>.</p>
<p>Apakah lagu kita dibajak? ataukah sebenarnya kita yang meniru? Mengingat negara kita berseberangan dan serumpun melayu. Budaya melayu memang cukup kental di daerah Sumatra bagian atas.</p>
<p><span id="more-126"></span>Banyak yang mengatakan bahwa lagu ini memang milik Malaysia, namun Indonesia pun juga mencantumkan sebagai lagu daerahnya.</p>
<p>Ini beberapa source yang mengatakan bahwa lagu ini milik Malaysia:</p>
<ul>
<li><a href="http://rasasayang.com.my/index.cfm" title="Official Site Rasa Sayang Malaysia" target="_blank">Official Site Rasa Sayang Malaysia</a></li>
<li><a href="http://www.heritage.gov.my/kekkwa/viewbudaya.php?id=3119&amp;PHPSESSID=1987ccb2da6b9fe68bb1b1b7aca1ea6d&amp;stdout=1&amp;PHPSESSID=1987ccb2da6b9fe68bb1b1b7aca1ea6d" title="Portal malaysia" target="_blank">Portal Kementrian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia</a></li>
<li><a href="http://www.liriklagu.com/liriklagu/LirikLagu.html" title="Lagu Melayu" target="_blank">Koleksi Lirik Lagu Melayu</a></li>
</ul>
<p>Indonesia juga mencantumkan sebagai lagu daerah milik kita</p>
<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_lagu_daerah" title="Wikipedia" target="_blank">Wikipedia: Daftar Lagu Daerah Indonesia</a></li>
<li><a href="http://www.organisasi.org/daftar_nama_lagu_daerah_musik_tradisional_khas_budaya_nasional_kebudayaan_nusantara_indonesia" target="_blank">Organisasi.org</a></li>
</ul>
<p>Sebenernya hal ini wajar aja terjadi, mengingat kita bertetanggaan dan satu rumpun Melayu yang sama. Bisa aja nadanya sama, tetapi lirik boleh beda. Karena bersifat anonim jadi cukup susah juga untuk diusut (<em>atau perlu ada Roy Suryo lagi? he he he</em> -red). Kalau mau diperjuangkan, ini juga termasuk aset nasional.</p>
<p>Nah menurut kalian bagaimana?</p>
<p><a href="http://http://www.detikforum.com/showthread.php?t=1432" title="Detik Forum" target="_blank"><em>*Ikuti juga diskusinya di detik</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/rasa-sayang-milik-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari ini gempa di Padang</title>
		<link>http://www.deniar.net/hari-ini-gempa-di-padang/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/hari-ini-gempa-di-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2007 05:38:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Inalillahi wa inailaihi raji&#8217;un &#8211; hari ini terjadi gempa di Padang pukul 11.00 pagi. Kami turut berduka cita. Teman-teman mari kita bersama kirimkan doa dan Al-fatihah untuk teman-teman di sana.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inalillahi wa inailaihi raji&#8217;un &#8211; hari ini terjadi gempa di Padang pukul 11.00 pagi. Kami turut berduka cita.</p>
<p>Teman-teman mari kita bersama kirimkan doa dan Al-fatihah untuk teman-teman di sana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/hari-ini-gempa-di-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah wajah direktur Telkom sekarang</title>
		<link>http://www.deniar.net/inilah-wajah-direktur-telkom-sekarang/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/inilah-wajah-direktur-telkom-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2007 15:54:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Setelah hari ini menanti keputusan munculnya wajah direktur utama Telkom yang baru, akhirnya muncul juga Rinaldi Firmansyah. Dulunya dia adalah Direktur Keuangan. Selain itu beberapa jajaran direksi barunya adalah: Dirut: Rinaldi Firmansyah Direktur Network: I Nyoman G. W, menggantikan Abdul Haris Direktur SDM: Faisal Syah, menggantikan Jhon Welly Direktur Konsumer: Ermady Dahlan, menggantikan Guntur Siregar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah hari ini menanti keputusan munculnya wajah direktur utama Telkom yang baru, akhirnya muncul juga Rinaldi Firmansyah. Dulunya dia adalah Direktur Keuangan.</p>
<p><img src="http://www.telkom.co.id/images/articles/Image/direksi/rinaldi-firmansyah01-md.jpg" alt="Rinaldi Firmansyah" title="Rinaldi Firmansyah" style="width: 197px; height: 294px" align="left" /> Selain itu beberapa jajaran direksi barunya adalah:</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Dirut</span>: Rinaldi Firmansyah</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur Network</span>: I Nyoman G. W, menggantikan Abdul Haris</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur SDM</span>: Faisal Syah, menggantikan Jhon Welly</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur Konsumer</span>: Ermady Dahlan, menggantikan Guntur Siregar</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur Entrepreneur dan Wholesale</span>: Arief Yahya (tetap)</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur Keuangan</span>: Sudiro Asno menggantikan Rinaldi Firmansyah</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Direktur Compliance and Risk</span>: Prasetyo</p>
<p style="margin-left: 120px"><span style="font-weight: bold">Chief Information Technology</span>: Indra Utoyo</p>
<p style="margin-left: 120px">Sementara ini untuk jajaran Wakil Direktur sementara ini dikosongkan yang sebelumnya diisi Garuda Sugardo. Nanti akan dipilih di RUPS Juni 2007.</p>
<p style="margin-left: 120px">Semoga pemimpin2 baru ini bisa membawa Indonesia khususnya Telkom menuju arah yang jauh lebih baik. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/inilah-wajah-direktur-telkom-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dirut Telkom diganti?</title>
		<link>http://www.deniar.net/dirut-telkom-diganti/</link>
		<comments>http://www.deniar.net/dirut-telkom-diganti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Feb 2007 07:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[hot issues]]></category>
		<category><![CDATA[telecommunication]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.deniar.net/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[28 Februari 2007 dijadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Telkom yang salah satu agendanya adalah pembicaraan kemungkinan pergantian direksi. Ada kabar yang mengatakan bahwa Arwin Rasyid juga akan diganti. Termasuk dalam jajaran komisaris yaitu Tantri Abreng juga akan dicopot. Pencopotan Arwin karena dianggap tidak memiliki visi nasional. Hal itu terkait adanya rencana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.telkom.co.id/images/telkom_logo1.gif" align="left" />28 Februari 2007 dijadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Telkom yang salah satu agendanya adalah pembicaraan kemungkinan pergantian direksi. Ada kabar yang mengatakan bahwa Arwin Rasyid juga akan diganti. Termasuk dalam jajaran komisaris yaitu Tantri Abreng juga akan dicopot.</p>
<p>Pencopotan Arwin karena dianggap tidak memiliki visi nasional. Hal itu terkait adanya rencana privatisasi sejumlah anak perusahaan.</p>
<p>Juga didengar adanya sinyalmen Telkom akan melepas sejumlah anak perusahaan ke Singtel, Singapura. Kalau itu terjadi maka akan menjadi ancaman besar bagi negara, mengingat periswita lepasnya Indosat ke tangan asing.</p>
<p>Memang untuk perusahaan BUMN yang strategis sekelas Telkom harus dipegang oleh pemimpin yang berjiwa nasionalisme tinggi.</p>
<p>Kita tunggu saja nama2 calon yang bakal menggantikan posisi-posisi strategis di jajaran Telkom ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.deniar.net/dirut-telkom-diganti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

