RSS

Kampanye Anti Plastik

Thu, Nov 22, 2007

Others

Masih ingatkah kita dengan problematika yang masih belum terpecahkan (menurutku) di Bandung? Yup salah satunya adalah masalah sampah. Banyak upaya yang telah dilakukan masyarakat dan pemerintah dalam menangani Bandung dan permasalahan sampahnya. Namun apa andil pribadi yang telah kita lakukan dalam membantu mengatasi permasalahan ini?

Apa yang kamu lakukan melihat sampah seperti ini?

Membaca dari beberapa blog, salah satunya adalah tentang Anti Plastic Campaign. Melalui Non Plastic Bag Design Competition, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB mencoba mengajak kita sadar akan bahaya sampah plastik. Kompetisi ini adalah mendisain tas berbahan non-plastik yang dapat digunakan menggantikan tas plastik yang sering kita sebut dengan ‘kresek’.

Aku saat ini sedang mencoba mengurangi konsumsi plastik (kresek) dalam hidupku. Bermula dari sebal melihat sampah-sampah yang dihasilkan di kost-an ku. Satu hari bisa menghasilkan 2 tempat sampah besar sampah, dan dominasi adalah sampah plastik. Gimana gak menumpuk, secara kami anak kost, beli makanan pasti dari luar. Paling tidak pulang membawa makanan dengan bungkus kresek. Satu hari saja bisa menghasilkan sampah kresek 3 buah. Belum ditambah kalau ke warung cuman beli satu sabun pasti dengan tas kresek. Apalagi kalau sering mengkonsumsi minuman kemasan yang kemasannya dari plastik.

Susah juga bilang ke temen-temen untuk mengurangi sampah plastik, mulai dari alasan repot lah sampe alasan ‘habis buru-buru sih gak sempet kepikiran’. Daripada kebanyakan omong, sekarang mencoba untuk meneladani melalui diri sendiri. Ada beberapa tips yang bisa temen-temen lakuin diantaranya:

  1. Kurangi penggunaan bungkus plastik ketika berbelanja.
    Kalau perlu bawalah juga tas sendiri. Apalagi kalau belanjaannya sedikit, misal cuman satu bungkus makanan. Tidak usah malu untuk tidak membawa tanpa plastik asalkan tetap tertutup dari kotoran luar. Lebih memilih bungkus kertas daripada plastik (kresek) karena lebih mudah didaur ulang. Sampai aku ketika berbelanja di sekitar kost beberapa warung sudah hapal kalau penulis tidak pernah mau menerima plastik.
  2. Kalaupun menggunakan plastik, simpan dan manfaatkan kembali untuk lain hal.
    Simpanlah plastik bag dengan rapi agar bisa digunakan lain waktu. Hal ini dapat mengurangi jumlah konsumsi sampah plastik. Atau untuk botol minuman dapat dimanfaatkan untuk hal-hal seperti pot tanaman, tempat pensil dengan terlebih dahulu dimodifikasi dengan beberapa pernak-pernik. Atau kalau malas jadikan saja botol minuman air putih buat bekal ke kampus. Bawa air putih botol isi sendiri ke kampus? gak usah malu!
  3. Buang sampah plastik pada tempat yang menampung sampah plastik.
    Sekarang sudah muncul beberapa tempat sampah khusus plastik. Buanglah pada tempat sampah ini. Karena sampah-sampah plastik ini nantinya akan didaur ulang.

Ayo mari kita bersama-sama memecahkan masalah ini melalui peneladanan diri sendiri. Semoga ini bisa menjadi inspirasi temen-temen dan bisa diteladani di diri masing-masing. Ayo kita buat lingkungan sekitar kita menjadi lebih baik. For better life, for better future.


Update:

(25/11/2007) Kutemukan Friendsternya

Friendster


Check this out

Gara-gara artikel ini blog gw masuk top no 1 list Google dengan keyword “anti plastic campaign”

Share and Enjoy:
  • blogmarks
  • del.icio.us
  • Digg
  • description
  • Reddit
  • Technorati
  • YahooMyWeb

This post was written by:

deniar - who has written 243 posts on Deniar’s Blog.


Contact the author

17 Comments For This Post

  1. Imansyah Says:

    Jadi inget ama Andik, IF2001. Dulu dia yang mempelopori kaya gini. Kalau ke warung makan, udah sedia wadah sendiri kaya tupperware gitu. Jadi ga perlu bungkus kertas dan plastik.

    And I personally think it’s a good idea.

    Saya sendiri, baru sampai tahap menyimpan kantong plastik, dilipet2, dan ditaro di suatu tempat untuk dipakai lagi di lain waktu.. :)

  2. deniar Says:

    Ah iya ya gitu lebih praktis dan gak nyampah. Bawa tempat makan sendiri.

  3. huda Says:

    Tapi masalahnya di Indonesia orang lebih mengutamakan yg murah. Lebih memilih make plastik ketimbang kantong kertas yg mahal, kayak di toko2 di luar negeri.

    Betewe, desain blog kok ganti2 terus?

  4. deniar Says:

    @huda
    Yup makannya perlu campaign seperti ini. Paling gak kita bisa mencari solusi/alternatif untuk mengurangi.

    Disain blog ganti2? he he he maklum nih, tadi malem abis upgrade ke 2.3.1 terus pecah semua. Gak tau kenapa kayaknya ada plugins yang gak cocok ama WP 2.3, terus gak ketemu yang mana akhirnya reset semua satu per satu . Udah bisa jalan masih aja pecah, ya udah semalem oprak oprek WP dan coba2 themes yang ‘paling’ cocok diantara yang pecah.

  5. dias Says:

    Wah bagus juga kampanye nya. Kl prlu print yang banyak selebarannya terus sebarin. Biar masyarakat pada tahu semua

  6. deniar Says:

    @dias
    Wak… boleh juga, tapi masih miskin informasi ttg kamapnye ini, ntar coba cari2 info di internet lagi. Hmmm… masalah disain bag, belum ada ide nih. Kalo disain bentuk masih bisa, tapi kalo bahan… gak ada pengetahuan. :P

    ada update:
    -Telah kutemukan Friendsternya Cek di sini

  7. soen Says:

    Gimana ya plastik udah biasa dipake ama para pedagang2. Abisnya murah dan praktis. Ntar kalo dilarang pada ngamuk-ngamuk lagi. Kalo belanja juga gak pake plastik repot juga

  8. endro Says:

    Termasuk operasi plastik juga gak boleh donk?

    Kalo gitu sampah daur ulangnya buat bahan baku operasi plastik aja? he3

  9. deniar Says:

    @endro
    Gile aja lo ndro… (logatnya kasino warkop)
    masak muka mau ditempel kresek. Mikir jangan kelewat ke dengkul donk masz…..

    Apalagi ini bahan baku operasi plastik dari tas kresek. Ada anak Kimia gak? tuh bisa dijadiin bahan penelitian skripsi (ha ha ha…. gw juga lebih aneh….)

  10. GenAntiKresek Says:

    yyupi! setuju sekali… tapi emg susah hidup tanpa plastik… ya minimal kita bisa memperpanjang umur plastik itu… dan sebisa mungkin mbok ga usah dikit-dikit dibungkus kresek…

    pake tas sendiri dunk kalo belanja! bisa bikin… bisa hasil nyimpen tas belanja yg rada bagus gitu… asik kan?

  11. deniar Says:

    @GenAntiKresek

    Yup setuju sekali… kita tunggu hasil dari kampanye ini (pengganti tas kresek). For the better future

  12. maryn Says:

    wah…hebat dong nenek sama ibu2 di kampung saya. mereka ternyata udah dari dulu ramah sama lingkungan. soalnya kalo ke pasar ato kalo mau bungkus sesuatu mereka pake kresek lama. kresek yang sudah di pake dicuci bersih, dijemur lalu dipake lagi….wih…jadi malu sama mereka…

  13. deniar Says:

    @maryn
    Wah bisa jadi teladan tuh nenek/ibu2 di kampung kamu

  14. Ally Says:

    Ally dapat link ini dari google
    Soalnya pas baca di kompas kemarin ga puas

    Pengen tahu lebih banyak tentang bahaya sampah plastik…

    *copy gambar* mau nyoba buat bannernya

  15. deniar Says:

    @Ally
    Iya nih jadi top ten google gara2 keyword “Kampanye Anti Plastik”

    Tentang bahaya sampah plastik bisa dilihat di sini http://www.angelfire.com/indie/shefoughtbravely/pengetahuan.htm

  16. DianaShofa Says:

    kalu mau tau data - data atau informasi tentang kampanye kemarin hubunginya kemana yak ? ?

  17. deniar Says:

    @DianaShofa

    Bisa menghubungi panita, lewat FSnya aja mbak. Siapa tahu bisa, aku juga waktu acaranya gak bisa dateng

1 Trackbacks For This Post

  1. Diundang Gathering bersama flexter « Deniar’s Mirror Blog Says:

    [...] Kampanye Anti Plastik - November 22nd, 2007 [...]

Leave a Reply