Masih ingatkah kita dengan problematika yang masih belum terpecahkan (menurutku) di Bandung? Yup salah satunya adalah masalah sampah. Banyak upaya yang telah dilakukan masyarakat dan pemerintah dalam menangani Bandung dan permasalahan sampahnya. Namun apa andil pribadi yang telah kita lakukan dalam membantu mengatasi permasalahan ini?

Membaca dari beberapa blog, salah satunya adalah tentang Anti Plastic Campaign. Melalui Non Plastic Bag Design Competition, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB mencoba mengajak kita sadar akan bahaya sampah plastik. Kompetisi ini adalah mendisain tas berbahan non-plastik yang dapat digunakan menggantikan tas plastik yang sering kita sebut dengan ‘kresek’.
Aku saat ini sedang mencoba mengurangi konsumsi plastik (kresek) dalam hidupku. Bermula dari sebal melihat sampah-sampah yang dihasilkan di kost-an ku. Satu hari bisa menghasilkan 2 tempat sampah besar sampah, dan dominasi adalah sampah plastik. Gimana gak menumpuk, secara kami anak kost, beli makanan pasti dari luar. Paling tidak pulang membawa makanan dengan bungkus kresek. Satu hari saja bisa menghasilkan sampah kresek 3 buah. Belum ditambah kalau ke warung cuman beli satu sabun pasti dengan tas kresek. Apalagi kalau sering mengkonsumsi minuman kemasan yang kemasannya dari plastik.
Susah juga bilang ke temen-temen untuk mengurangi sampah plastik, mulai dari alasan repot lah sampe alasan ‘habis buru-buru sih gak sempet kepikiran’. Daripada kebanyakan omong, sekarang mencoba untuk meneladani melalui diri sendiri. Ada beberapa tips yang bisa temen-temen lakuin diantaranya:
- Kurangi penggunaan bungkus plastik ketika berbelanja.
Kalau perlu bawalah juga tas sendiri. Apalagi kalau belanjaannya sedikit, misal cuman satu bungkus makanan. Tidak usah malu untuk tidak membawa tanpa plastik asalkan tetap tertutup dari kotoran luar. Lebih memilih bungkus kertas daripada plastik (kresek) karena lebih mudah didaur ulang. Sampai aku ketika berbelanja di sekitar kost beberapa warung sudah hapal kalau penulis tidak pernah mau menerima plastik. - Kalaupun menggunakan plastik, simpan dan manfaatkan kembali untuk lain hal.
Simpanlah plastik bag dengan rapi agar bisa digunakan lain waktu. Hal ini dapat mengurangi jumlah konsumsi sampah plastik. Atau untuk botol minuman dapat dimanfaatkan untuk hal-hal seperti pot tanaman, tempat pensil dengan terlebih dahulu dimodifikasi dengan beberapa pernak-pernik. Atau kalau malas jadikan saja botol minuman air putih buat bekal ke kampus. Bawa air putih botol isi sendiri ke kampus? gak usah malu! - Buang sampah plastik pada tempat yang menampung sampah plastik.
Sekarang sudah muncul beberapa tempat sampah khusus plastik. Buanglah pada tempat sampah ini. Karena sampah-sampah plastik ini nantinya akan didaur ulang.
Ayo mari kita bersama-sama memecahkan masalah ini melalui peneladanan diri sendiri. Semoga ini bisa menjadi inspirasi temen-temen dan bisa diteladani di diri masing-masing. Ayo kita buat lingkungan sekitar kita menjadi lebih baik. For better life, for better future.
Update:
(25/11/2007) Kutemukan Friendsternya

Check this out

Gara-gara artikel ini blog gw masuk top no 1 list Google dengan keyword “anti plastic campaign”
Last 5 posts in Others
- Great Way to Sell 2008-10-06 08:47:31 - October 6th, 2008
- Gathering I Blogger IT Telkom - August 6th, 2008
- Undangan Untuk Batagor | Blogger Meet Up at Helar Fest - August 6th, 2008
- Blog ku nambah lagi, kali ini tentang catatan harianku - August 6th, 2008
- Rekaman Black Box tidak relevan - August 5th, 2008













November 22nd, 2007 at 8:56 pm
Jadi inget ama Andik, IF2001. Dulu dia yang mempelopori kaya gini. Kalau ke warung makan, udah sedia wadah sendiri kaya tupperware gitu. Jadi ga perlu bungkus kertas dan plastik.
And I personally think it’s a good idea.
Saya sendiri, baru sampai tahap menyimpan kantong plastik, dilipet2, dan ditaro di suatu tempat untuk dipakai lagi di lain waktu..
November 22nd, 2007 at 9:34 pm
Ah iya ya gitu lebih praktis dan gak nyampah. Bawa tempat makan sendiri.
November 23rd, 2007 at 2:17 am
Tapi masalahnya di Indonesia orang lebih mengutamakan yg murah. Lebih memilih make plastik ketimbang kantong kertas yg mahal, kayak di toko2 di luar negeri.
Betewe, desain blog kok ganti2 terus?
November 23rd, 2007 at 6:07 am
@huda
Yup makannya perlu campaign seperti ini. Paling gak kita bisa mencari solusi/alternatif untuk mengurangi.
Disain blog ganti2? he he he maklum nih, tadi malem abis upgrade ke 2.3.1 terus pecah semua. Gak tau kenapa kayaknya ada plugins yang gak cocok ama WP 2.3, terus gak ketemu yang mana akhirnya reset semua satu per satu . Udah bisa jalan masih aja pecah, ya udah semalem oprak oprek WP dan coba2 themes yang ‘paling’ cocok diantara yang pecah.
November 25th, 2007 at 1:34 am
Wah bagus juga kampanye nya. Kl prlu print yang banyak selebarannya terus sebarin. Biar masyarakat pada tahu semua
November 25th, 2007 at 4:28 am
@dias
Wak… boleh juga, tapi masih miskin informasi ttg kamapnye ini, ntar coba cari2 info di internet lagi. Hmmm… masalah disain bag, belum ada ide nih. Kalo disain bentuk masih bisa, tapi kalo bahan… gak ada pengetahuan.
ada update:
-Telah kutemukan Friendsternya Cek di sini
November 27th, 2007 at 3:39 am
Gimana ya plastik udah biasa dipake ama para pedagang2. Abisnya murah dan praktis. Ntar kalo dilarang pada ngamuk-ngamuk lagi. Kalo belanja juga gak pake plastik repot juga
November 27th, 2007 at 6:34 am
Termasuk operasi plastik juga gak boleh donk?
Kalo gitu sampah daur ulangnya buat bahan baku operasi plastik aja? he3
November 27th, 2007 at 6:38 am
@endro
Gile aja lo ndro… (logatnya kasino warkop)
masak muka mau ditempel kresek. Mikir jangan kelewat ke dengkul donk masz…..
Apalagi ini bahan baku operasi plastik dari tas kresek. Ada anak Kimia gak? tuh bisa dijadiin bahan penelitian skripsi (ha ha ha…. gw juga lebih aneh….)
December 28th, 2007 at 1:55 pm
yyupi! setuju sekali… tapi emg susah hidup tanpa plastik… ya minimal kita bisa memperpanjang umur plastik itu… dan sebisa mungkin mbok ga usah dikit-dikit dibungkus kresek…
pake tas sendiri dunk kalo belanja! bisa bikin… bisa hasil nyimpen tas belanja yg rada bagus gitu… asik kan?
December 29th, 2007 at 9:33 pm
@GenAntiKresek
Yup setuju sekali… kita tunggu hasil dari kampanye ini (pengganti tas kresek). For the better future
January 13th, 2008 at 10:43 pm
wah…hebat dong nenek sama ibu2 di kampung saya. mereka ternyata udah dari dulu ramah sama lingkungan. soalnya kalo ke pasar ato kalo mau bungkus sesuatu mereka pake kresek lama. kresek yang sudah di pake dicuci bersih, dijemur lalu dipake lagi….wih…jadi malu sama mereka…
January 14th, 2008 at 3:39 am
@maryn
Wah bisa jadi teladan tuh nenek/ibu2 di kampung kamu
February 19th, 2008 at 5:54 am
Ally dapat link ini dari google
Soalnya pas baca di kompas kemarin ga puas
Pengen tahu lebih banyak tentang bahaya sampah plastik…
*copy gambar* mau nyoba buat bannernya
February 19th, 2008 at 7:01 am
@Ally
Iya nih jadi top ten google gara2 keyword “Kampanye Anti Plastik”
Tentang bahaya sampah plastik bisa dilihat di sini http://www.angelfire.com/indie/shefoughtbravely/pengetahuan.htm
March 17th, 2008 at 7:31 am
kalu mau tau data - data atau informasi tentang kampanye kemarin hubunginya kemana yak ? ?
March 18th, 2008 at 4:52 am
@DianaShofa
Bisa menghubungi panita, lewat FSnya aja mbak. Siapa tahu bisa, aku juga waktu acaranya gak bisa dateng