Blackberry rasanya masih jadi trend di negeri kita, semua orang ingin beralih ke Blackberry. Bahkan tak jarang banyak yang beralih ke blackberry hanya mengejar gengsi/prestige, bukan karena mengejar fungsinya sendiri. Banyak juga yang beralih karena penasaran dengan BIS (Blackberry Internet Service) atau BES (Blackberry Enterprise Service).
Dan efeknya sekarang banyak yang dari awalnya tidak tahu dan tidak butuh, akhirnya tahu dan lama-lama menjadi kebutuhan. Penulis sendiri pun tidak memungkiri alasan beralih ke Blackberry dari Nokia 5800 kesayangan, salah satu faktornya adalah rasa penasaran. Tetapi dukungan semakin kuat ketika kebutuhan semakin mendesak. Berikut penulis share alasan kenapa beralih ke Blackberry, mungkin saja terjadi pada diri pembaca sekalian:
1. Push Mail
Ya inilah fitur yang paling ditonjolkan dari perangkat keras Blackberry dan BISnya. Penulis membutuhkan fitur push mail alasan kemudahan akses dengan e-mail kantor. Apalagi penulis berkarir di salah satu perusahaan telekomunikasi yang semua operator pun berspirit sama yaitu layanan 24/7. Walaupun penulis sudah memiliki netbook dan modem yang membantu intouch dengan jaringan kantor, namun ketika sampai di rumah hanya sekedar memeriksa email yang masuk rasanya masih cukup berat harus membuka netbook dan mengakses internet. Belum lagi harus masuk ke VPN jaringan kantor, login atau remote dan beragam lainnya. Dengan Blackberry penulis tidak perlu repot, tinggal melihat email beberapa detik di handset blackberry, bisa memutuskan mana yang harus dikerjakan atau direply sekarang maupun besok. Banyak yang bilang tidak harus menggunakan Blackberry, tetapi Nokia pun sudah ada fitur pushmail. Penulis rasa, untuk saat ini ketika penulis menulis artikel ini pushmail Blackberry lah yang paling simpel. Penulis pernah menggunakan fitur serupa di Nokia 5800 namun penulis masih kurang puas. Dan mungkin kedepannya bisa jadi support untuk bisnis on-line penulis ke depannya.
2. Chat anywhere
Fitur lain yang ditonjolkan dan dicari orang adalah Blackberry Messanger (BBM). BBM ini yang banyak digandrungi, dan kadang justru inilah alasan utamanya kenapa kebanyakan beralih ke Blackberry. Dan slogan yang digemborkan penggandrungnya adalah “SMS udah gak jaman, BBM aja gratis”. Malahan penulis heran, koq dibilang gratis? Padahal kita kan juga membayar layanan BISnya ke operator walaupun unlimited. Ternyata BBM tidak sekedar chat, tetapi bisa share gambar, berkas, sampai membuat group. Justru karena banyak komunitas yang membuat group banyak mendorong orang beralih ke Blackberry. Tetapi bukan itu yang utama, tetapi lagi-lagi karena desakan kebutuhan komunikasi via chat. Percaya atau tidak, di kantor penulis chat via YM atau Gtalk lebih berarti dan disukai dibandingkan dengan email. Bahkan kadang bisa dilihat apakah orang itu ada di meja atau tidak dari status online YM atau Gtalk. Kalau offline berarti kita tidak di meja, atau dicurigai tidak masuk kantor. Malahan sering diprotes kalau tidak YM/Gtalk tidak online. Koordinas via YM / Gtalk di perusahaan tempat penulis bekerja bisa dibilang penting. Oleh karena itu penulis bersyukur Blackberry mengakomdir kebutuhan ini. Bahkan tak jarang ketika penulis sudah sampai kantor, atau tengah perjalanan pulang sedang mampir isi bensin/sholat maghrib banyak orang yang ngeBuzz/ngePING dan sekedar menanyakan/memastikan informasi.
3. Facebook
Walaupun sebenarnya lebih seruan akses Facebook menggunakan versi full web, atau bahkan dengan iPhone/iPod Touch, sekedar mengintip status orang lain ketika mengantri, atau update status info terkini rasanya lama-lama asyik juga. Penulis awalnya tidak butuh bahkan merasa bahwa versi mobile webnya pun lebih disukai dibandingkan aplikasi di Blackberry-nya. Hal ini yang membuat awalnya tidak butuh menjadi (kadang) butuh. Malah penulis terkadang mengupgrade layanan BISnya ke unlimited (plus social networking). Facebook di Blackberry gak ada salahnya, supaya gak ketinggalan update dari teman-teman kita.
Mungkin itu fitur yang penulis paling butuhkan dari Blackberry. Untuk yang lainnya penulis rasa masih so-so (biasa saja). Bahkan untuk pemutar musik penulis masih mengandalkan iPodTouch 3rd Gen 32GB, dan untuk GPS Map masih mengandalkan Nokia Map dan Garmin yang diinstall di Nokia 5800. Selebihnya tergantung Anda semua.
Ada yang mau share?
Perbandingan Blackberry dengan Handset lainnya
Berikut beberapa artikel/post dari blog lain mungkin bisa jadi bahan pertimbangan.
- Blackberry bagi Saya (Blackberry vs Nokia E71)
dari: Blog Yudhiarma - Nokia E71 vs Blackberry Bold vs HTC Touch Pro vs Apple iPhone 3G
dari: Gadgetwidgets.com - Blackberry Bold vs Nokia E71
dari: gadgetophilia.com
Last 5 posts in gadget
- Jailbreak iPhone/iPod Touch OS 4.0 dengan Jailbreakme.com - August 3rd, 2010
- Review Opera Mini 5 beta untuk Nokia 5800 - September 24th, 2009
- Review Opera Mini 5 beta for Nokia 5800 - September 24th, 2009
- Nokia 5800 Firmware v30.0.011 Changelog - August 10th, 2009
- Tip's memotret menggunakan 5800 - August 4th, 2009
Last 5 posts in post
- Jual Gundam Bandai Murah (Diskon) - Raiser series and others - August 18th, 2010
- Wii Hack: Menginstall NeoGamma di Wii agar bisa memainkan DVD Homemade/Copy - May 30th, 2010
- Review Opera Mini 5 beta untuk Nokia 5800 - September 24th, 2009
- Nokia 5800 Firmware v30.0.011 Changelog - August 10th, 2009
- Tip's memotret menggunakan 5800 - August 4th, 2009








June 3rd, 2010 at 9:47 pm
nice article…thanks
June 11th, 2010 at 7:28 pm
@sewa mobil
Sama2. Semoga bermanfaat
August 4th, 2010 at 1:36 am
kapan beralih ke android gan… ?
August 4th, 2010 at 4:17 am
belum ada duit gan hehe