
Beberapa waktu lalu, 20 April 2008 ikutan acara Rudi dan Sikat Gigi (semacam Fosma dan Sapu Lidi, atau Batagor Bebersih Yuk) yang diadakan oleh FKA ESQ Jawa Barat. Sebenernya acara seperti ini sudah ada sejak 2 tahun yang lalu.

Ternyata acara kali ini gabung dengan berbagai pihak dan elemen masyarakat. (Tau gitu ajakin batagor sekalian). Dan kita semua tergabung dalam satu naungan acara yaitu “Dago Walking Day” dengan tema “One Earth One Hearth”. Acaranya seru banget, selain membersihkan lingkungan sekitar juga ada banyak kampanye dan penjelasan2 ilmiah tentang lingkungan. Pokoknya selain beramal juga dapet ilmu.
Liputan

Briefing dipimpin oleh Mas Febri
Dari tim ESQ dan FOSMA sendiri berangkat beranjak dari balaikota sambil sapu ranjau memungut sampah di sekitar. FOSMA kali ini dipimpin oleh saudara Febri (setelah regenerasiku, hiks3… berasa post power syndrom).

Eh ternyata rame-rame toh
Kemudian bertemu dengan elemen mahasiswa lain di Radio Bee (atau apalah lupa namanya), dan ternyata baru sadar bahwa kita gak cuman sendirian, ada juga elemen2 mahasiswa lain terutama dari Himpunan2 Teknik Lingkungan. Kemudian berorasi sebentar sambil berjalan sapu ranjau. Sembari dibekali tas yang ramah lingkungan, katanya sih tas itu mudah untuk di daur ulang.

Pendaftaran ke panitia setempat

Dapet Tas buat tempat mungut sampah, kayak tas belanja aja. Sekalian deh belok ke Factory Outlet buat belanja he he he

Berorasi bentar ah, kampanye lingkungan hidup. Semoga masyarakat tergugah. Jadi inget kopdar Batagor pertama di sini
Perjalanan berlanjut ke arah fly over Dago, di sana lebih seru lagi. Di situ titik temu berbagai elemen masyarakat yang peduli lingkungan dan kemudian berkampanye tentang lingkungan, STOP GLOBAL WARMING, ZERO WASTE dan sebagainya. Tak lupa diiringi aksi perkusi menggunakan alat2 bekas (entah dari mana groupnya), yang kemudian jalan beriringan bareng ke Sabuga.

Persimpangan tempat pertemuan, di sini ternyata semakin banyak

Berbagai bentuk aksi kampanye

Maen perkusi pake alat-alat bekas, sepertinya asyik kali ya

Ternyata rame banget yang ikutan
Namun dalam perjalanan ke arah Sabuga, terdapat pos-pos termasuk hiburan dan pengetahuan. Salah satunya adalah dari Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB yang memperkenalkan semacam alat seperti pompa yang dapat menyaring air menjadi air bersih langsung dan instan. Dan dapat diminum pula, waktu itu air diambil dari selokan setempat, dan langsung diminum. Memang sih bersih, tapi sugestinya masih ada jadi gak ikutan minum deh ha ha ha……

Ini dia tim dari Mahasiswa ITB dengan IGW Emergency Pump

Coba perhatikan air comberan yang diambil

Dan sekarang saatnya untuk diminum. Ada yang mau?
Kemudian ada satu lagi pos senam, yang dipimpin oleh instruktur2 yang kocak dengan gerakan2 senam yang kocak pula. Kami semua terpingkal pingkal ikutan senam itu. Selain sehat lingkungan sehat diri juga dengan berolahraga.

Aksi seru senam pagi nan kocak

Instrukturnya kocak banget, yang senam juga pada kocak-kocak

Sedikit berorasi untuk menyadarkan masyarakat, semoga juga bisa menyadarkan diri sendiri
Kemudian perjalanan berlangsung ke arah Sabuga, sambil tetap sapu ranjau. Eh ada sekumpulan mahasiswa berorasi tentang lingkungan, global warming dan sebagainya. Seru juga, eh tapi tiba2 ada sampah yang terlempar dari gerombolan tersebut, loh… orasi tentang lingkungan koq tiba2 kalian buang sampah. Dasar bisanye orasi tok, malah di tempat umum koq buang sampah sembarang. Semoga dia diampuni mungkin karena lupa. Semoga tidak terulang ya para mahasiswa, jangan berorasi di belakang tetapi justru melakukan di belakang. Heran juga akhirnya kupunugut bersama teman-teman, Ya sudahlah biarkan cukup di screen shot saja biar dipublish nanti di koran (loh…. )

Yang laen sibuk berorasi, kami pungut2 sampah, biarkanlah mereka ngomong kita yang bertindak. Sampe dibelain nyemplung ke got segala.

Ini sampah yang berhasil dikumpulkan oleh kantongku, sayang dibuang ke tas ini
Akhirnya sampai juga di Sabuga di sana berdiri banyak stand dan berkumpul ribuan orang memperingati hari Bumi. Wah seru banget, ternyata banyak juga orang yang peduli terhadap lingkungan. Peduli terhadap lingkungan? Ternyata Anda tidak sendirian.

Ternyata bungkus-bungkus bekas bisa dimanfaatkan seperti ini

Disain tempat sampah tiga jenis, bagus dan portable, serta mudah untuk dicuci.
Seru banget di sana mulai stand daur ulang, sampai stand makanan juga ada di sana. He he he….
Sekian liputan, semoga acara ini dapat menyadarkan insan pribadi dan masyarakat, terutama diri sendiri (termasuk aku), semoga bisa semakin berbenah diri.

Mejeng dulu ah bareng temen-temen

Narsis, boleh dong ah

Bersama FOSMA Alumni ESQ

Weh seru banget bareng anak2 FOSMA
Last 5 posts in ESQ+FOSMA
- Youth Camp VI ESQ, Coming Soon Juni 2008 - June 12th, 2008
- Ikutan Jalan Sehat ESQ, Momentum 100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia - May 24th, 2008
- Persiapan acara Rudi dan Sikat Gigi - April 19th, 2008
- Youth Camp 5 - July 6th, 2007
- FOSMA dan Sapu Lidi - June 12th, 2007












April 28th, 2008 at 4:04 am
Afiliasi sama Bebersih Bandung, dong ?
April 28th, 2008 at 9:30 am
wah,, kak deniar aktif banget ya.. kereen..
hehehe…
April 28th, 2008 at 11:59 am
wah.. dago euy.. daerah urang eta mah.. pantesan dago teh jadi bararersih kieu hehehe
April 28th, 2008 at 11:04 pm
beuh nasib….maen ke GBM ngomong lingkungan hidup, ke sini jugak!
eh btw itu yang belanja belanji ke Factory Outlet pake tas plastik atau tas kain? kan sekarang lagi kampanye stop penggunaan tas plastik tuh, kali aja komunitasnya Deniar cukup “darling” (sadar lingkungan) dan gak pake tas plastik, kalo masih pake tas plastik kayanya gak sesuai tema cinta lingkungan (tapi kalo dijawab “kita kan lagi bersihin sampah yang dibuang sembarangan, kalo tas plastik urusan komunitas laen” gue nyerah deh
)
*deniar ada di belakang tustel lagi yach?
April 28th, 2008 at 11:44 pm
Hahahah jadi inget sangking “peduli” mungutin sampah orang eh malah plastic glove ku dibuang (hilafnya parah nich diriku)
April 29th, 2008 at 7:30 am
eh keren banget kegiatannya..
April 29th, 2008 at 10:26 pm
@Debe
Iya kemaren aku gak tau, jadi gak sempet woro2 ke Batagor juga. Aku juga dapet undangannya ngedadak Sabtu Sore, abis kita kopdar waktu itu.
@aJOemoni
Iseng2 doank….
@jimmy
Sebenarnya pemilihan dago kurang tepat kalo memang mau bebersih, mending pilih2 spot kayak Taman Lansia, Monumen Perjuangan, Masjid Istiqomah kayak FOSMA dan Batagor. Tapi kalo memang kampanye yang dikejar, ya bolehlah….
@yonna
Ha ha ha aneh juga, justru tas ijo yang dikasih itu buat tempat mungut sampah (sayang banget). Malah kalo belanja ke distro menggunakan tas plastik.
@bayuhebat
gak papa untung sadar dan segera diambil lagi, yang lebih parah ‘mereka’ yang buang sampah di tengah kampanye, malah mereka sendiri yang teriak2… dasar.. dan lebih parahnya mereka gak sadar dan gak segera mungut…..
Wah ada satu lagi yang ketauan buang sampah di tengah2 kampanye
@ridu
Iseng2 ikutan…
May 1st, 2008 at 5:39 am
hehehe, model bebesih yuuk, mungut sampah… lebih efektif daripada nunggu dinas kebersihan
May 5th, 2008 at 1:30 am
walau kita tidak bisa membersihkan seluruh sampah yang ada, setidaknya kita bisa memberikan edukasi bagi diri sendiri dan masyarakat
May 5th, 2008 at 2:40 am
Wah kali ini Deniar juga ada di depan kamera ya hehe. Oh bener aneh emang, pas mungutin sampah pake tas yang ramah lingkungan tapi belanja ke FO pake tas kresek, kalo kampanye emang harus menyeluruh ya jadi gak aneh kesannya
May 6th, 2008 at 1:29 am
@yonna
iya jadi sayang sama tasnya